Breaking News! Tabrakan Horor di Kotabaru, Motor vs Mobil Honda BRV Di Mubes WAPDA ke-IV, Gubernur Kalsel Ungkap Proyek Siring Ponpes Darussalam Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel

Banjir di Martapura, Begini Tips Tangani Korsleting dan Atasi Hewan Berbahaya

Banjir tak hanya membawa dampak negatif kesehatan, bahkan korsleting listrik hingga hewan berbahaya seperti ular dan kalajengking
- Apahabar.com     Minggu, 27 Desember 2020 - 14:30 WITA

Banjir di Martapura, Begini Tips Tangani Korsleting dan Atasi Hewan Berbahaya

Kemunculan hewan berbahaya pascabanjir meresahkan masyarakat. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir tak hanya membawa dampak negatif kesehatan, bahkan korsleting listrik hingga hewan berbahaya seperti ular dan kalajengking jadi ancaman. Bagaimana mengatasinya? Berikut tips dari Damkar Banjar.

Kepala Damkar Banjar, Gusti Yudhi berpesan bila hal itu ditemukan korban banjir di Martapura, jangan berani melakukan penanganan sendiri. Apalagi tak memiliki peralatan yang memadai.

Langkah pertama menghadapi hewan yang memasuki pemukiman, terutama ular, ia meminta masyarakat tidak panik berlebihan, dan tentu jangan menangani sendiri.

“Karena kita belum tahu hewan tersebut berbisa atau tidak. Jadi diharapkan untuk tidak menangani sendiri, jadi sebelum menangani kita anggap saja hewan itu berbisa untuk antisipasi,” jelasnya.

Gusti Yudi mengatakan, jika pihaknya selalu siap untuk membantu warga jika ada binatang yang membahayakan masuk ke pemukiman, dengan cara warga melaporkan kepada pihaknya melalui nomor telepon: Command Center Damkar Regu 0511-6750112 / 085752877887.

“Masyarakat bisa menghubungi nomor tersebut, jika ada hewan yang membahayakan masuk ke dalam rumah,” sarannya.

Selain bahaya binatang pada saat banjir, bahaya korsleting listrik juga sering terjadi. Gusti Yudi menambahkan jika ada kabel yang terendam air luapan sungai. Maka hendaknya untuk mematikan listrik terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Atau memanggil petugas terlatih untuk memperbaiki kabel. Kami mengimbau warga untuk berhati-hati,” ujarnya mengingatkan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pentingnya Cek Kesehatan Sebelum Berhaji
apahabar.com

Kalsel

RSUD dHAAN Tanbu Sudah Tangani 436 Kasus DBD

Kalsel

Proyek Jalan Margasari-Marabahan Segera Digarap
apahabar.com

Kalsel

Inspiratif, Kisah Dinar Gadis Cantik Penjual Risoles Online di Tapin
JKN-KIS

Kalsel

Rentan Terserang Covid-19, Penjual Es Kelapa di HST Andalkan JKN-KIS
Kotabaru

Kalsel

Dikira Kayu, Pemasang Bubu di Kotabaru Injak Kepala Buaya
apahabar.com

Kalsel

Pasca-dioperasi, Begini Kondisi Bayi Jantung Bocor dari Batola 
apahabar.com

Kalsel

Tergiur Cuan, Motif Pemuda Tabalong Nekat bawa 1 Kg Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com