Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Bodong

- Apahabar.com Rabu, 16 Desember 2020 - 17:46 WIB

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Bodong

Ratusan ribu batang rokok ilegal dimusnkah Bea Cukai Kotabaru. Foto : apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Kotabaru memusnahkan ratusan ribu batang rokok ilegal atau bodong, Rabu (16/12).

Pemusnahan berlangsung di gedung Mahligai Pemuda dan disaksikan jajaran Forkopimda setempat.

Ratusan batang rokok tersebut merupakan hasil tegahan atau penindakan yang dilakukan selama satu tahun, 2019-2020.

Kepala KPPBC Kotabaru, Bambang Lusanto Gustomo mengatakan pemusnahan temuan rokok ilegal sebanyak 500.028 batang. Barang tersebut telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Sebab, barang dinilai telah melanggar pasal 29 ayat (1). UU nomor 11 tahun 1995. Jo UU no 39 tahun 2007 tentang cukai.

Barang kena cukai hanya boleh ditawarkan, diserahkan, dijual atau disediakan untuk dijual setelah dikemas dan dilekati pita cukai yang diwajibkan.

Bambang bilang, pelaku peredaran rokok ilegal dikenakan pidana penjara paling singkat selama satu tahun dan paling lama lima tahun atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai atau paling banyak sepuluh kali nilai yang seharusnya dibayar.

“Jadi, barang ilegal tersebut masuk ke Kotabaru melalui ekspedisi laut atau udara dan dikirim kembali lewat jalur darat,” ujarnya.

Selain itu, Bambang menyebutkan modus pelaku menyebarkan barang ilegal tersebut dengan cara menyamarkan nama, alamat penerima barang serta jenis barang kiriman.

“Nah, dari situ petugas kesulitan saat melakukan penindakan dan melacak penerima barang yang sebenarnya,” pungkasnya.

Sekda Kotabaru Said Akhmad, mengapresiasi atas pencapaian kinerja Bea Cukai dalam melindungi konsumen dari barang-barang ilegal tersebut.

Menurutnya, masuknya barang Ilegal sangat merugikan, dan berdampak negatif bagi masyarakat.

“Hal ini menjadi tantangan bagi jajaran Bea Cukai ke depan, dalam mengantisipasi masuknya barang ilegal ke Kotabaru,” ujar Sekda.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kota Baru

Berharap Covid-19 Segera Musnah, Ratusan Warga Kotabaru Keliling Kampung Lantunkan Selawat Burdah
apahabar.com

Kota Baru

Air Sungai Meluap, Ruas Jalan di Hampang Kotabaru Nyaris Longsor
Bawaslu

Kota Baru

Dilaporkan Simpatisan 2BHD ke Polisi, Ketua Bawaslu Kotabaru Buka Suara
Gula

Kota Baru

Manisnya Gula Aren Lokal Asal Tirawan Kotabaru Bakal Dikembangkan
Proklim Utama

Kota Baru

Desa Binaan Indocement Raih Status Proklim Utama dari KLHK RI
Kotabaru

Kota Baru

1 Januari 2021, Belasan Warga Kotabaru Positif Covid-19
apahabar.com

Kota Baru

Wakapolda Kalsel Cek Kesiapan Pilkada di Kotabaru, Hasilnya?
apahabar.com

Kota Baru

Update Covid-19 Kotabaru: Tambah 2 Positif, 1 Meninggal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com