Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Saksi dan Korban

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 10:45 WIB

Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Saksi dan Korban

Polda Metro konferensi pers. Foto: Okezone/Harits

apahabar.com, JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap memberikan perlindungan kepada korban dan saksi yang mengetahui peristiwa bentrok antara polisi dan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang terjadi di sekitar Pintu Tol Karawang Timur, Jawa Barat, Senin (7/12).

“Korban maupun saksi yang memiliki keterangan penting dan khawatir adanya ancaman, LPSK siap beri perlindungan,” ujar Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu dalam keterangan tertulis di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (8/12).

Edwin mengatakan proses hukum yang profesional dan akuntabel hendaknya dikedepankan dalam menyelesaikan kasus ini.

Menurut dia, penegakan hukum atas peristiwa tersebut penting disegerakan untuk menghindari terjadinya opini liar di tengah publik.

Edwin berpandangan, bentrok bersenjata itu terjadi di ruang publik sehingga sangat dimungkinkan adanya saksi yang mengetahui peristiwa dini hari itu, termasuk dari anggota FPI sendiri yang mengaku menjadi korban pada kasus ini.

“Faktor keamanan dan bebas dari ancaman menjadi hal penting bagi mereka untuk berikan keterangan,” kata Edwin.

Anggota Polda Metro Jaya telah menembak 6 orang pengikut Habib Rizieq Shihab lantaran disebut melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang melakukan penyelidikan.

“Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia enam orang,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin.

Fadil menjelaskan kejadian itu terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Kejadian berawal saat petugas menyelidiki informasi soal pengerahan massa saat dilakukan pemeriksaan terhadap Rizieq di Mapolda Metro Jaya.

“Ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut MRS, kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” tambahnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Duet Prabowo-Puan Dinilai Belum Harga Mati
apahabar.com

Nasional

Kader Demokrat WO dari Arena Debat Pilpres, Sinyal Hengkang?
apahabar.com

Nasional

Pasangan Prabowo-Sandi Unggul di Ternate
apahabar.com

Nasional

Ria Winata Tolak Keras Ajakan Makan Siang Rp50 Juta dan Range Rover
apahabar.com

Nasional

Erick Thoir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Runtuhkan Sekat Perbedaan
apahabar.com

Nasional

42 Pengacara Siap Dampingi Habib Rizieq Hadapi Panggilan Polisi
apahabar.com

Nasional

Hebat, Wanita Tertua Berusia 113 Tahun Sukses Kalahkan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Pemadaman Listrik Tidak Terulang Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com