LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Berbahaya, Bahaya Menggunakan Masker Berkali-kali

- Apahabar.com Senin, 21 Desember 2020 - 08:06 WIB

Berbahaya, Bahaya Menggunakan Masker Berkali-kali

Ilustrasi masker. Foto-CNN Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Studi terbaru dari para peneliti menyebut bahaya menggunakan satu masker berulang kali dalam mencegah Covid-19 berbahaya.

Penelitian tim riset di University of Massachusetts Lowell dan California Baptist University, mengungkapkan bahaya menggunakan masker berulang karena efek filtrasi (penyaringan) partikel kecil menjadi lebih rendah.

Tim menggunakan metode komputasi numerik untuk melihat seberapa jauh ketahanan masker, dan efektivitasnya menahan partikel kecil di udara.

Menurut penelitian tersebut, masker bedah tiga lapis yang baru, bisa menyaring sekitar 65 persen partikel kecil yang tersebar di udara. Sementara jika masker telah digunakan berulang kali, hanya bisa menyaring sekitar 25 persen partikel di udara.

“Mengenakan masker secara signifikan mengurangi penetrasi partikel ke dalam paru-paru hingga filtrasi 65 persen,” kata salah satu peneliti, Jinxiang Xi, dikutip CNN Indonesia.

Hal itu dikarenakan masker cenderung berubah bentuk seiring pemakaian. Kondisi ini juga berlaku untuk masker kain yang lapisan penyerapnya semakin berkurang sejalan dengan seringnya masker digunakan.

Ini artinya, masker baru bisa memberikan perlindungan terbaik, namun mengenakannya beberapa kali membuatnya kehilangan sisi efektif melawan virus.

Penggunaan masker juga berpengaruh pada arus udara yang masuk dan terhirup oleh paru-paru. Ketika menggunakan masker, udara melalui masker dan disaring oleh seluruh permukaan masker dan mengalir di sekitar permukaan wajah.

“Mengenakan masker ternyata dapat mengubah bidang aliran udara pada wajah, dengan ketahanan masker kecepatan aliran udara akan melambat karena ada penyaringan udara,” tuturnya.

Selain itu, penelitian juga mengungkapkan lipatan masker bedah bisa mempengaruhi pola aliran udara yang masuk dan terhirup. Aliran udara semestinya disaring melalui masker, sebelum dihirup paru-paru.

Namun jika masker sering digunakan hingga menyebabkan lipatannya berubah bentuk, maka udara masuk ke paru-paru tanpa difiltrasi (disaring) oleh masker. Semakin sering masker digunakan, maka lipatan masker akan semakin berubah bentuk sehingga kemanjurannya pun ikut berkurang.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kesehatan

5 Masalah Jika Tidur Kurang dari 7 Jam
apahabar.com

Kesehatan

2 Tanda di Hidung, Dicurigai Gejala Covid-19

Kesehatan

Remdesivir vs Obat Generik Murah Cegah Kematian Covid-19, Ini Kata Pakar
apahabar.com

Kesehatan

Waspada Kanker Payudara Pria, Perokok Berisiko

Kesehatan

Cara Unik Deteksi Penyakit Melalui Suara, dari Depresi Hingga Jantung
apahabar.com

Kesehatan

Setelah Sembuh, 30 Persen Pasien Covid-19 Masih Rasakan Gejala Ini

Kesehatan

Rutin Pakai Masker dalam Setahun Bisa Picu Kanker?
apahabar.com

Kesehatan

Kenali Glaukoma pada Anak, Apa Penyebab dan Gejalanya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com