Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

- Apahabar.com Kamis, 3 Desember 2020 - 11:52 WIB

Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Gunung Semeru meletus mengeluarkan material vulkanik terpantau dari Tumpang, Malang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). Foto-Antara/Ari Bowo Sucipto/rwa

apahabar.com, LUMAJANG – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) terpantau masih fluktuatif.

Gunung Semeru yang berada di Lumajang, Jawa Timur statusnya masuk pada level II atau waspada.

Hal itu dikatakan Kepala Subbidang Mitigasi Gunung api Wilayah Barat PVMBG, Nia Haerani saat dihubungi dari Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/12)

“Tingkat aktivitas masih fluktuatif, tidak ada gejala peningkatan aktivitas dan kejadian awan panas guguran menurun, namun akan dipantau terus secara intensif,” kata Nia Haerani dikutip dari Antara.

Nia mengatakan visual Gunung Semeru pada Kamis pagi teramati kepulan asap putih tebal intensitas sedang dengan ketinggian asap kurang lebih 500 meter dari puncak.

Berdasarkan pengamatan Pos Pantau Gunung Api Semeru periode Kamis pada pukul 00.00-06.00 WIB, secara visual Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-II.

Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah, kemudian Gunung Semeru dominan tertutup kabut.

“Untuk kegempaan terekam letusan sebanyak satu kali dengan amplitudo 11 mm selama 55 detik, kemudian guguran sebanyak 13 kali dan tektonik jauh sebanyak satu kali,” katanya.

Nia menjelaskan Gunung Semeru berada pada level II atau statusnya waspada, sehingga PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif G. Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas.

“Masyarakat diminta mewaspadai guguran kubah lava di Kawah Jongring Seloko dan tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas karena saat ini suhunya masih tinggi,” tuturnya.

Tim PVMBG turun ke Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang untuk melakukan mengevaluasi terhadap aktivitas gunung api tersebut.

Gunung Semeru erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran ke arah lereng selatan dan tenggara hingga jaraknya 1 kilometer, serta lontaran batu pijar pada Selasa (1/12) pukul 01.23 WIB.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Lagi, Istri Nyinyir di Medsos, Prajurit Kena Tahan

Nasional

Natal 2020, 11.669 Napi Beragama Nasrani Terima Remisi Khusus
apahabar.com

Nasional

Serda JR Penembak Letkol Dono Miliki Senpi Legal
apahabar.com

Nasional

Empat Pasien Positif Covid-19 Masih Sanggup Perawatan Mandiri
apahabar.com

Nasional

Ke Australia, Jokowi Bahas Investasi dan Kerja Sama Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Trump Ajukan Permintaan, India Langsung Izinkan Ekspor Obat Anti-Malaria
apahabar.com

Nasional

KPK Sarankan Presiden Terpilih Bentuk Zaken Kabinet
Tito Karnavian

Nasional

Tito Karnavian: Vaksinasi Perdana Covid-19 Dilakukan pada 13 Januari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com