Tambah Ratusan Personel, PLN Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal

Bertolak ke Jakarta, Denny Indrayana Matangkan Strategi Menuju MK

- Apahabar.com Kamis, 17 Desember 2020 - 18:06 WIB

Bertolak ke Jakarta, Denny Indrayana Matangkan Strategi Menuju MK

Denny Indrayana bersiap ke Jakarta, berencana mematangkan langkah untuk sengketa Pilkada Kalsel 2020 ke MK. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Calon Gubernur Kalsel nomor urut 02, Denny Indrayana bertolak ke Jakarta guna persiapkan sengketa hasil Pilkada Kalsel 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ketimbang menunggu hasil yang belum pasti, saya memutuskan untuk segera berangkat ke Jakarta dan menyiapkan segala sesuatunya di

MK, karena penentunya yang memutuskan siapa Gubernur Kalsel adalah MK,” ujar Denny Indrayana kepada awak media dalam konferensi persnya di Banjarbaru, Kamis (17/12/2020) sore.

Dijelaskannya, ia perlu memiliki kesabaran revolusioner sebab 3 hari setelah penetapan akan ada proses di MK.

“Dan setelah itu akan ada sidang-sidang yang baru kemudian berakhir bulan Maret 2020. 3 bulan dari sekarang, ini waktu untuk berdoa dan berikhtiar sekaligus berusaha secara real di lapangan,” ungkapnya.

Kepada wartawan, Denny mengaku selisih hasil yang tipis dengan paslon nomor urut 1, menjadi alasan keputusan akhir Pilgub Kalsel ialah di MK.

“Apapun hasilnya, kelihatannya selisihnya tipis. Karena itu, kami berangkat lebih dulu ke Jakarta. Karena, siapa pun pemenangnya akan berpotensi gugatan di MK, setelah penetapan KPU,” katanya saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Meski ia bertolak ke Ibu Kota, Denny memastikan para saksinya tetap mengawal perhitungan suara di KPU.

“Saya juga meminta kawan-kawan relawan dan partai politik koalisi untuk berdoa supaya mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkapnya.

Dikatakannya, sesuai dengan perhitungan mereka, jika memang Pilgub Kalsel bersengketa di MK, kemungkinan proses sidang baru akan di mulai pada akhir Februari 2020.

“Jadi Desember baru masuk pendaftaran perkara, kemudian ada proses-proses internal di MK. Akhir Februari sidang. Dan pertengahan atau akhir Maret baru ada putusan,” katanya.

Terakhir, ia meminta tim pemenangan, relawan dan pendukung untuk bersabar.

Sebab, proses sengketa hasil di MK memerlukan waktu hingga beberapa bulan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

6 Kebakaran di Banjarmasin, Kerugian Tembus Miliaran
apahabar.com

Kalsel

Maret, Pemkab HSS Bakal Terapkan Sistem Absensi Finger Print
apahabar.com

Kalsel

Berkedok Toko Burung, Satpol PP Kembali Amankan 120 Botol Miras di Pembatuan
apahabar.com

Kalsel

Warung Jablai di Kotabaru Diobok-obok Petugas, Puluhan Miras Diamankan
apahabar.com

Kalsel

SMPN 3 Paringin Bertekad Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Baru Bebas, Caleg Terpilih di Tanbu Langsung Dilantik
Rusli

Kalsel

Pilkada Banjar, Rusli-Fadhlan Mulai Mengejar, Saidi-Habib Masih Teratas
Covid-19 di Kalsel, Banjarmasin Masih Tertinggi

Kalsel

Covid-19 di Kalsel, Banjarmasin Masih Tertinggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com