Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Bio Farmas dan BPOM Akan Alokasikan 568 Vaksin Covid-19 untuk Diuji Bersama

- Apahabar.com     Selasa, 8 Desember 2020 - 12:12 WITA

Bio Farmas dan BPOM Akan Alokasikan 568 Vaksin Covid-19 untuk Diuji Bersama

Tampilan vaksin corona yang dikembangkan perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac. Foto-DW Indonesia via Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Bio Farma akan mengalokasikan 568 botol atau vial vaksin Covid-19 untuk dilakukan pengujian mutu bersama-sama dengan BPOM.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, mengatakan bahwa Bio Farma akan menyiapkan sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Dari total 3 juta dosis, Bio Farma telah menerima sebanyak 1,2 juta dosis kemasan single dose.

“Total vaksin yang kami terima pada Minggu (6/12) sebanyak 1,200568 vial, di mana sebanyak 568 vial akan dialokasikan untuk dilakukan pengujian mutu yang akan dilakukan bersama oleh Bio Farma maupun BPOM,” ujar Honesti dalam konferensi pers daring di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (8/12).

Bio Farma sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah serta berbagai pihak.

Berkat dukungan dari berbagai pihak. proses kedatangan perdana vaksin Covid-19 berjalan dengan lancar. Telah tiba di Indonesia sebanyak 1,2 juta dosis yang siap pakai dan sampai di Bio Farma pada Senin (7/12).

“Setelah kedatangan vaksin perdana ini, selanjutnya berturut-turut kita akan kembali mendatangkan pada Desember 2020 sebanyak15 juta dosis dalam bentuk bahan baku, dan sisa dari 3 juta dosis vaksin jadi sebesar 1,8 juta dosis akan tiba pada akhir Desember 2020 atau paling lambat awal Januari 2021,” kata Direktur Utama Bio Farma tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masih di sekitar Januari 2021, akan tiba juga vaksin dalam bentuk bahan baku sebanyak 30 juta dosis.

Keseluruhan vaksin yang akan tiba semuanya adalah jenis vaksin yang sama dengan vaksin yang tengah dilakukan uji klinis III baik di Indonesia maupun di Brazil dan di beberapa negara lainnya.

“Selanjutnya Bio Farma akan fokus pada penyimpanan vaksin Covid-19 dan akan melakukan berbagai persiapan agar siap melakukan pendistribusian, setelah mendapatkan izin penggunaan dari BPOM,” kata Honesti Basyir.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tolak RKUHP, Mahasiswa Kembali Geruduk DPRD Kalsel
Sri Purnomo

Nasional

Sempat Divaksin Sinovac, Bupati Sleman Positif Covid-19
Presiden Jokowi

Nasional

Presiden Jokowi Sebut Pengelolaan Hutan Padukan Aspek Ekonomi dan Sosial
apahabar.com

Nasional

Gempa 6,1 Magnitudo Berpusat di Jepara Dirasakan Warga Bali hingga Pangandaran
apahabar.com

Nasional

Diduga Miliki Alat Kelamin Terlalu Besar, Mertua Laporkan Menantu ke Polisi
apahabar.com

Nasional

Dukung Menteri BUMN, Mardani: Pemerintah Harus Berantas Monopoli Maskapai!
Presiden Jokowi

Nasional

Presiden Jokowi: Kita Harus Mulai Belajar Berdampingan Hidup dengan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Termasuk IKN, Indonesia Tawarkan Puluhan Proyek ke Prancis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com