Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

BirinMu dan H2D Resmi Serahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 20:16 WIB

BirinMu dan H2D Resmi Serahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye

Komisioner KPU Kalsel, Nur Zazin menunjukkan bukti laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye. Foto-apahabar/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan secara resmi telah menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (6/12) sore.

“Hari ini merupakan terakhir penyampaian laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye,” ucap Komisioner KPU Kalsel, Nur Zazin kepada awak media.

Penyampaian laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye, kata dia, merupakan sebuah kewajiban bagi pasangan calon gubernur, bupati, dan wali kota se-Kalsel.

Baik pasangan calon Sahbirin-Muhidin (BirinMu) maupun Denny Indrayana-Difriadi Darjat menyampaikan laporan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Hari ini pasangan calon nomor urut 1 menyerahkan laporan pada pukul 16.46 Wita. Sedangkan pasangan calon nomor 2 menyerahkan pada pukul 16.49 Wita. Keduanya sudah terpenuhi untuk waktu, karena terakhir penyerahan pada pukul 18.00 Wita,” katanya.

Kemudian, KPU provinsi dan kabupaten atau kota akan menyerahkan laporan tersebut ke Kantor Akuntan Publik (KAP), pada 7 Desember 2020 mendatang.

Selanjutnya, KAP akan melakukan audit terhadap laporan tersebut per tanggal 7-21 Desember 2020.

Setelah itu, KAP kembali menyerahkan hasil audit ke KPU provinsi, kabupaten atau kota per tanggal 22 Desember 2020 nanti.

Hasil audit yang diserahkan ke KPU dilanjutkan ke pasangan calon per tanggal 22-25 Desember 2020.

“Per tanggal 22-25 Desember 2020, KPU akan mengamankan hasil audit. Termasuk penerima dan pengeluaran dan kampanye. Bagaimana hasilnya, sesuai atau tidaknya akan diteliti oleh KAP yang disampaikan KPU,” bebernya.

Batasan penggunaan dana kampanye sendiri, sambung dia, sebesar 60 Miliar. Jumlah ini sesuai dengan PKPU Nomor 12 tahun 2020.

“Kalau pasangan calon melebihi batas yang ditentukan, maka akan didiskualifikasi,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tangani Covid-19, Sinarmas Group Salurkan Obat Herbal Cina ke Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Bupati Kotabaru Terima LHP dari BPK RI Perwakilan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Operasi Ketupat 2019 di Kalsel, Jalur Minim Rambu Jadi Sorotan
Bawaslu

Kalsel

Awas! Bawaslu Kalsel Jurit Malam, Cegah Kampanye dan Money Politics di Masa Tenang
apahabar.com

Kalsel

Arutmin Gelar Donor Darah di Islamic Center Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Sayed Jafar Berharap Anggota BPD Bekerjasama dengan Aparatur Desa
apahabar.com

Kalsel

Tusuk Pisau ke Pelipis, Pria Sungai Baru Banjarmasin Nekat Coba Bunuh Diri
apahabar.com

Kalsel

Turnamen Duta Gaming Festival 2020 Digelar Duta Mall Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com