Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

BPPTKG: Material Gunung Merapi Gugur Sejauh Ratusan Meter

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 15:57 WIB

BPPTKG: Material Gunung Merapi Gugur Sejauh Ratusan Meter

Puncak Gunung Merapi yang mengeluarkan asap putih terlihat dari wilayah Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (8/12/2020). Foto-Antara/Aloysius Jarot Nugroho/hp

apahabar.com, YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi mengeluarkan guguran material pada Selasa (8/12), dengan jarak luncur 200 meter ke arah barat.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida melalui keterangan resminya seperti dilansir Antara, Selasa, menyatakan guguran material itu tercatat keluar dari Gunung Merapi pada pukul 09:17 WIB dengan suara yang terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Babadan di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Baru saja konfirmasi dengan bapak pengamat, guguran ke arah barat dengan jarak luncur 200 meter,” kata Hanik.

Selain guguran material, pada periode pengamatan pukul 06:00-12:00 WIB, BPPTKG juga mencatat lima kali gempa guguran di gunung itu dengan amplitudo 4-45 mm dan durasi 15.3-79.8 detik, enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-10 mm dengan durasi 11-15 detik.

Berikutnya, 49 gempa hybrid/fase banyak dengan mplitudo 3-25 mm dengan durasi 6.4-11.4 detik, serta 12 gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 40-75 mm selama 14.4-32.4 detik.

Sementara itu, hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Cuaca di gunung itu cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dengan suhu udara 22.5-30.7 derajat Celsius, kelembaban udara 41-68 persen dan tekanan udara 625.2-708 mmHg.

BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak.

Untuk penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

BPPTKG meminta pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bandara Soetta Minta Maaf Soal Antrean Membludak Saat PSBB
apahabar.com

Nasional

Hujan Deras, Satu Keluarga Disambar Petir
apahabar.com

Nasional

Jubir Presiden: UU Cipta Kerja untuk Seluruh Rakyat dan Masa Depan Indonesia Maju
apahabar.com

Nasional

Panduan Cegah Covid-19 di Tempat Kerja dalam Era New Normal
apahabar.com

Nasional

Awas! Ada Situs Web Tawarkan Vaksin Virus Corona
apahabar.com

Nasional

HPN ‘Diubah’ Jadi Hari Prabangsa Nasional di Surabaya
apahabar.com

Nasional

Bripka IAD, Oknum Polisi Cabul di Tapin Resmi Ditahan!
apahabar.com

Nasional

Distribusi Vaksin Digagas Satu Data
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com