Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Buntut Laporan Tim Rusli-Fadhlan, Bawaslu Panggil Ketua KPU Banjar

- Apahabar.com Minggu, 20 Desember 2020 - 00:13 WIB

Buntut Laporan Tim Rusli-Fadhlan, Bawaslu Panggil Ketua KPU Banjar

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banjar, M Syahrial Fitri. Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Bawaslu Kabupaten Banjar memanggil Ketua KPU Banjar, Muhaimin dan anggota, Muslihah. Itu dilakukan untuk meminta keterangan terkait laporan dugaan penggelembungan suara di Desa Madureju, Kecamatan Sambung Makmur.

Komisioner Bawaslu Banjar, M Syahrial Fitri menjelaskan, dugaan penggelembungan suara akibat bergesernya sejumlah surat suara ke salah satu TPS.

Pelapor adalah dari tim pemenangan pasangan calon nomor urut 03, H Rusli-KH M Fadhlan (RF). Laporan itu kata Syahrial, disampaikan ke Bawaslu Banjar pada Kamis (17/12) pukul 00.05 Wita.

“Tadi kami Bawaslu Banjar bidang penanganan pelanggaran sudah meminta keterangan Ketua KPU Banjar, Muhaimin dan anggota Muslihah,” kata Syahrial kepada apahabar.com, di Kantor Bawaslu Banjar, Sabtu (19/12) malam.

Dari keterangan tersebut, lanjut Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Banjar itu, agar pihaknya dapat melakukan kajian-kajian serta analisa regulasi yang mengatur tentang proses pemungutan dan perhitungan suara.

“Dan kemudian membandingkan dengan peristiwa (di lapangan), apakah terkait bergesernya surat suara itu ke salah satu TPS yang diduga terjadi penumpukan pemilih; ini yang jadi fokus kami, apakah sesuai aturan atau tidak,” jelas Syahrial.

Sebelum memintai keterangan Komisioner KPU Banjar, Bawaslu Banjar juga sudah memintai para pihak terkait. Seperti pelapor dan saksi pelapor, ketua KPPS dari TPS 01 hingga TPS 06 di Desa Madureju.

Untuk tindak lanjutnya, Bawaslu Banjar akan membuat kajian analisa hukum yang kemudian diplenokan.

“Selanjutnya apakah itu sebuah pelanggaran atau sesuai peraturan. Rencana pleno malam besok. Insya Allah akan kami sampaikan nanti hasilnya,” pungkas Syahrial.

Diberitakan sebelumnya, tim Paslon 03 juga berencana mengadukan KPU Banjar ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Tim Pemenangan Paslon 03, Chairil Anwar menyebut ada sejumlah duganan pelanggaran dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Kami menduga banyak sekali dugaan pelanggaran, bahkan terjadinya sangat terstruktur, sistematis, dan masif,” jelasnya, Kamis (17/12) malam.

Hasil suara Pilkada Banjar sendiri sudah diumumkan Ketua KPU Banjar, Mihaimin, dalam papat pleno terbuka rekapitulasi suara, di Ballroom Dafam Syariah Banjarbaru, Kamis (17/12) dinihari.

Hasilnya, Paslon nomor urut 01 H Saidi Mansyur-Habib Idrus Al-Habsyie memperoleh suara terbanyak dengan total 141.619 suara.

Berada di bawahnya Paslon 03 H Rusli-KH M Fadhlan, meraih total 112.004 suara.

Di urutan ketiga atau perolehan paling sedikit, adalah Paslon independen nomor 02 Dr Andin Sofyanoor-KH M Syarif Busthomi, memeperoleh total 37.517 suara.

Total pemilih yang berpartisipasi berjumlah 305.730 orang.

Adapun suara sah berjumlah 291.140, dan suara tidak sah 14.590 dari total 1.273 TPS se-Kabupaten Banjar.

Di penghujung rapat pleno tersebut, tim Paslon 02 dan 03 kompak menolak menandatangani surat berita acara hasil rekapitulasi KPU Banjar tersebut.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mobil Flat Merah Terjaring Razia di Jalan Satu Arah
apahabar.com

Kalsel

Kado HUT Kemerdekaan, 139 Warga Rutan Marabahan Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 Kalsel Terus Menurun, Tersisa 3,86 Persen Pasien Perawatan
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Pandemi, Warga Banjar Indah Resah Aksi Pencuri
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari ini, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

PUPR Beberkan Anggaran Pembebasan Lahan Jembatan Alalak Senilai Rp40 Milyar
apahabar.com

Kalsel

Mumpung Musim Kemarau, Dewan: Sebaiknya Pemko Benahi Drainase
apahabar.com

Kalsel

Perkara Perceraian di Kalsel Masih Tinggi, Capai Angka Belasan Ribu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com