Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Cabuli Anak Kandung Usai Istri Meninggal, Terbongkar karena Sakit Kulit

- Apahabar.com Jumat, 25 Desember 2020 - 20:29 WIB

Cabuli Anak Kandung Usai Istri Meninggal, Terbongkar karena Sakit Kulit

Para pelaku kejahatan seksual terhadap anak saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (25/12/2020). Foto-Antara/Devi Nindy

apahabar.com, JAKARTA – Anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat membekuk seorang pria berinisial NS (36) yang diduga kuat tega melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya yang masih berusia 2 tahun.

“Korban merupakan anak kandung sendiri. Setelah istri pelaku meninggal dunia, korban diasuh oleh bibinya,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie S Latuheru di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (25/12).

Audie menjelaskan, korban yang masih bayi di bawah lima tahun diasuh bibinya tinggal di Kecamatan Gombong, Jawa Tengah, namun tersangka NS sempat membawa anaknya itu pulang ke Cengkareng, Jakarta Barat pada 5 Juli 2020.

Setelah sampai di rumah kawasan Jalan Dharm Wanita III, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, NS melakukan pelecehan seksual tersebut pada anak kandungnya itu.

Perbuatan bejat sang bapak itu kemudian terkuak saat bibi berinisal ES, membawa korban ke dokter, karena mengalami sakit kulit.

“Setelah itu diketahui korban mengalami pelecehan seksual, dan diketahui bagian vital korban sobek karena ayah kandung korban,” ujar Audie.

Sang bibi melaporkan hal itu ke polisi, kemudian anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menciduk NS.

Saat ditanya, NS mengaku iseng melakukan hal tersebut pada anak kandungnya sendiri.

“Saya khilaf,” ucap NS.

Akibat perbuatannya itu, NS diganjar Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 15 tahun penjara.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Penghina Guru Sekumpul Tertangkap Curi Helm di Teluk Dalam
apahabar.com

Hukum

Dari ‘Nyanyian’ Reza Kasuma, Petani di HSU Terjerat Jual Beli Sabu
apahabar.com

Hukum

Polisi Tangkap Bandar dan Pengepul Judi Togel di Tabalong
apahabar.com

Hukum

Duel Tak Seimbang di HSU, Abuya Alami Luka Tusuk di Kaki
apahabar.com

Hukum

Belum Sepekan, Polres Banjarbaru Tangkap 5 Tersangka Kasus Narkoba
apahabar.com

Hukum

Video Perkelahian Mahasiswa Uniska Jadi Bukti Kakak Pelaku Balik Lapor ke Polisi
apahabar.com

Hukum

Seorang Pria Tertangkap Tangan Miliki 3 Paket Sabu 
apahabar.com

Hukum

Transaksi Sabu, Pengedar di HST Ditangkap di Kandang Sapi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com