Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Cek Infonya di Sini! Lowongan CPNS 2021 Dibuka

- Apahabar.com Selasa, 29 Desember 2020 - 07:53 WIB

Cek Infonya di Sini! Lowongan CPNS 2021 Dibuka

Ilustrasi CPNS. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah pusat memastikan akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Ini merupakan kesempatan yang ditunggu-tunggu sebagian masyarakat di Tanah Air, termasuk Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, telah lama menanti, setelah terakhir lowongan CPNS dibuka 2019 lalu.

Lantas kapan lowongan CPNS 2021 dibuka?

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PAN-RB, Teguh Widjinarko memang belum bisa memastikan.

Akan tetapi dia meyakini, jika tidak ada aral, setelah bulan Mei tahun depan lowongan CPNS 2021 dibuka.

“Dibuka kira-kira setelah bulan Mei tahun 2021, waktu tepatnya belum ditentukan,” kata Teguh dilansir detikcom, Selasa (29/12).

Pemerintah sendiri, lanjut Teguh, sudah memiliki prioritas formasi yang dibuka untuk CPNS 2021.

Adapun formasi yang menjadi prioritas adalah lowongan untuk bidang kesehatan, pendidikan, dan bidang teknis.

Teguh menjelaskan alasan formasi itu sebagai prioritas sebagai upaya pemerintah mencapai sasaran pembangunan secara nasional baik pusat maupun daerah.

Secara rinci Teguh menjelaskan, di bidang kesehatan, saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19 sehingga penguatan bidang kesehatan harus dilakukan.

Sementara itu, untuk bidang pendidikan sesuai dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma’ruf Amin yang ingin mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

Selanjutnya bidang teknis lainnya, Teguh mengungkapkan dalam CPNS 2021 kebutuhan akan tenaga IT menjadi semakin tinggi sesuai dengan penerapan layanan pemerintahan yang berbasis elektronik atau online.

“Contoh lainnya adalah kebutuhan di sektor ekonomi kreatif, pariwisata, yang di masa mendatang menjadi sektor unggulan, dan lainnya. Tergantung dari kebutuhan sektor-sektor,” ungkap Teguh.

Lebih jauh dia, mengungkapkan saat ini Kementerian PAN-RB sedang menghimpun data kebutuhan dari masing-masing instansi baik pusat maupun daerah.

“Saat ini kita masih menghimpun data kebutuhan (CPNS) dari masing-masing instansi (pusat dan daerah),” kata Teguh.

Dia menjelaskan, penghimpunan data dilakukan untuk mengetahui usulan yang datang dari para kementerian dan lembaga (K/L) atas dasar keinginan atau kebutuhan.

“Usulan yang masuk harus kita verifikasi karena seringkali terjadi usulan yang masuk adalah atas dasar keinginan, bukan atas dasar kebutuhan nyata. Nanti setelah proses ini selesai dan ada pertimbangan Menkeu dan BKN, barulah bisa kita tetapkan,” jelasnya.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Sukabumi
apahabar.com

Nasional

Cegah Kluster Libur Akhir Tahun, Jokowi Minta Jatah Cuti Diperpendek
apahabar.com

Nasional

Ditahan 20 Hari, Bareskrim Dalami Motif Tersangka Penyiram Novel
apahabar.com

Nasional

Waspada Karhutla, Lapan Identifikasi Ratusan Hotspot di Penjuru Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ketum JMSI: Negara Sistem Politik Tertutup Lebih Mampu Hadapi Krisis Kesehatan Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Humas BNPB soal Longsor Sanga-Sanga: Keruk Batu Bara Ada Aturan Mainnya
FPI

Nasional

Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi
apahabar.com

Nasional

Indonesia Pengirim Jemaah Umrah Terbanyak Kedua di Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com