Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Covid-19 Masih Mengancam di Batola, Ini Buktinya

- Apahabar.com Jumat, 11 Desember 2020 - 21:14 WIB

Covid-19 Masih Mengancam di Batola, Ini Buktinya

Setelah diperbolehkan digelar, pengabaian protokol kesehatan cukup banyak terjadi dalam resepsi perkawinan. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun kegiatan yang melibatkan banyak orang kembali dimulai di Barito Kuala, bukan berarti penyebaran Covid-19 ikut menurun.

Buktinya ditemukan 13 pasien baru konfirmasi positif, Jumat (10/12). Mereka melengkapi 62 kasus konfirmasi baru yang ditemukan sepanjang Desember 2020.

Mayoritas pasien baru berasal dari Marabahan dan berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah Btl-828 (47 tahun), Btl-829 (40 tahun), Btl-830 (39 tahun), Btl-832 (63 tahun) dan Btl-833 (31 tahun).

Kemudian terdapat dua pasien perempuan, yakni Btl-834 (29 tahun) dan Btl-831 (39 tahun). Semua pasien masih isolasi mandiri di rumah, sebelum diarahkan ke karantina khusus.

Sementara Alalak menambah 2 pasien baru, disusul Kuripan, Tabukan, Cerbon dan Wanaraya masing-masing seorang pasien.

“Semua pasien baru konfirmasi positif merupakan kontak erat,” papar dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Batola.

“Penemuan pasien tersebar di beberapa lokasi, meski di antaranya terdapat beberapa anggota keluarga,” sambungnya.

Situasi itu sekaligus menjadi gambaran umum penyebaran Covid-19 di Batola. Terlebih sejumlah masyarakat mulai mengabaikan protokol kesehatan.

“Sekarang masyarakat cenderung ingin mengobati sendiri-sendiri, sehingga pengawasan dan kewaspadaan kami di tempat pelayanan kesehatan lebih diperketat,” jelas Azizah.

“Seandainya mengakui memiliki gejala dan kemudian diidentifikasi positif, berarti perawatan mereka menjadi tanggung jawab kami. Kalau tak mengakui, berarti sudah diluar kemampuan petugas,” tandasnya.

Total kasus konfirmasi positif di Bumi Selidah mencapai 836 orang. 764 orang di antaranya berhasil disembuhkan dan 13 orang meninggal dunia.

Sedangkan kasus aktif berjumlah 59 orang. 15 pasien sudah dalam penanganan petugas kesehatan, sementara 44 pasien lain masih menjalani isolasi mandiri.

Bukan tidak mungkin kasus konfirmasi positif di Batola menyentuh angka 900 orang, mengingat masih terdapat 27 orang suspek, 2 probable dan 151 kontak erat.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Terkait Penurunan Harga Jeruk di Batola, Begini Penjelasan Dinas Pertanian
apahabar.com

Batola

Sudah Pilih Lokasi, Peserta Seleksi CPNS Batola Tinggal Tunggu Jadwal
apahabar.com

Batola

Raih Top BUMD Awards, Berikut Kinerja BPR Barito Kuala Kalsel
Banjir

Batola

Curah Hujan Meningkat, Tiga Kecamatan di Batola Dikelilingi Banjir

Batola

Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Batola Berubah, Berikut Daftarnya
apahabar.com

Batola

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru
apahabar.com

Batola

Selama Lima Bulan, Pasien Covid-19 di Batola Mendekati 500 Orang
apahabar.com

Batola

Tunggu Hasil PCR, Operasional IGD Abdul Aziz Marabahan Tertunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com