Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel

Cuaca Ekstrem Mengancam Kalsel, Kenali Tanda-Tanda Munculnya Puting Beliung

- Apahabar.com Kamis, 17 Desember 2020 - 19:22 WIB

Cuaca Ekstrem Mengancam Kalsel, Kenali Tanda-Tanda Munculnya Puting Beliung

Ilustrasi. Foto-Grid.ID

apahabar.com, BANJARBARU – Memasuki puncak musim penghujan, potensi bencana alam rawan terjadi di Kalimantan Selatan. Mulai dari banjir hingga angin puting beliung.

Prakirawan Iklim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarbaru, Khairullah, menerangkan angin puting beliung rawan terjadi pada lahan terbuka.

“Patut diwaspadai pada lahan-lahan terbuka yang minim pepohonan. Karena akan lebih mudah terjadi timbulnya angin kencang,” kata dia.

Selain mencegah banjir, pepohonan mampu menahan angin kencang yang terjadi saat hujan tiba. Terlebih, BMKG memprediksi puncak musim hujan ini akan terjadi sejak Desember hingga Januari 2021 mendatang.

“Karena pohon mempunyai kemampuan menahan, jadi angin susah terbentuk pada daerah yang memiliki banyak pepohonan,” ujarnya.

Secara umum, angin puting beliung kerap muncul disertai hujan deras. Pada durasi tertentu, puting beliung dapat merusak gedung atau pemukiman masyarakat.

“Tetapi ada tanda-tanda yang bisa kita kenali, untuk mewaspadai datangnya angin puting beliung,” imbuhnya.

Tanda-tanda yang dimaksud antara lain perubahan suhu pada malam hingga pagi hari. Sebelum terjadinya puting beliung, udara akan terasa panas dan gerah.

“Perlu waspada dan antisipasi, jika merasakan perubahan udara secara mendadak. Seperti panas dan terik saat pagi hari,” katanya.

Tanda lainnya adalah terlihatnya awan Cumulus sekitar pukul 10.00 pagi. Jenis awan ini dapat dikenali dari bentuknya yang berlapis, awan putih yang memiliki batas tepi berwarna keabuan.

Selanjutnya, terjadi perubahan warna menjadi abu-abu atau hitam, dikenal dengan sebutan Cumulonimbus (CB)

Tanda paling mudah untuk dikenali ketika angin mulai bertiup dengan kencang dan embusannya membuat pepohonan bergoyang cepat. Disertai, indikasi potensi hujan yang turus deras secara tiba-tiba.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Langgar Protokol Kesehatan, Ratusan Orang di Banjarbaru Disanksi!
apahabar.com

Kalsel

Geger Petugas Covid-19 Kotabaru Meninggal di Kamar Hotel
apahabar.com

Kalsel

Terungkap Identitas Mayat Mengapung di Cempaka Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Para Istri Wartawan Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Alalak
apahabar.com

Kalsel

Dinilai Lengkap dan Cepat, Wali Kota Banjarmasin Ganjar 3 SKPD Ini Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Tak Gentar Demo di Tengah Pandemi, BEM Se-Kalsel: UU Omnibus Law Lebih Bahaya!

Kalsel

Oknum Polisi Terduga Penculik Siswi SMP Nekat karena Terlilit Utang
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Kalsel Ingin Stok Barang Kebutuhan Pokok Terjamin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com