Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil

Didorong Potensi Stimulus Fiskal AS, Rupiah Hari Ini Berpeluang Menguat

- Apahabar.com Rabu, 2 Desember 2020 - 12:42 WIB

Didorong Potensi Stimulus Fiskal AS, Rupiah Hari Ini Berpeluang Menguat

Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/12) berpeluang menguat.

Penguatan rupiah hari ini diprediksi karena didorong optimisme pelaku pasar terhadap potensi stimulus fiskal di Amerika Serikat.

Rupiah dibuka menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 14.120 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp 14.130 per dolar AS.

“Dua sentimen positif yaitu potensi stimulus fiskal AS dan pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang masih ingin mempertahankan pelonggaran moneter untuk membantu pemulihan ekonomi AS, membantu melemahkan nilai tukar dolar terhadap nilai tukar lainnya,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta seperti dilansir Antara, Rabu.

Presiden AS terpilih Joe Biden mendesak kongres untuk mengeluarkan paket tambahan stimulus yang berhasil membuat investor optimis.

Terlepas dari optimisme tersebut, Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan anggota parlemen bahwa ekonomi AS tetap dalam keadaan krisis yang tidak pasti pada kesaksian sidang di depan Komite Perbankan Senat semalam.

Ariston menuturkan indeks dolar AS juga terus menciptakan level terendah baru di 2020 yaitu di posisi 91,19.

Menurut Ariston, sentimen tersebut mungkin mampu mendorong penguatan nilai tukar rupiah yang kembali melemah pada Selasa (1/12) kemarin.

“Di sisi lain kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia bisa menekan nilai tukar rupiah,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp 14.050 per dolar AS hingga Rp 14.200 per dolar AS.

Pada Selasa (1/12) lalu, rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 14.130 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp 14.120 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Rupiah

Ekbis

Mayoritas Mata Uang Kawasan Menguat, Rupiah Akhir Pekan Malah Melemah
Pertamina

Ekbis

Tandai Tahun Baru, Pertamina Siagakan Stok dan SPBU 24 Jam di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Data Ekonomi Positif di Tiga Benua, Harga Minyak Global Naik
apahabar.com

Ekbis

Terjun Bebas, Harga Tiket ke Korsel Hanya Rp149 Ribu
apahabar.com

Ekbis

Corona Picu Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi Global
apahabar.com

Ekbis

Ikan Haruan Penyumbang Inflasi Paling Banyak untuk Kalsel  
apahabar.com

Ekbis

Tarif Bagasi Lion Air Berbeda-beda, Simak Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Tidak Pakai Masker, Pedagang dan Pengunjung di Pasar Pelaihari Siap-Siap Kena Sanksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com