Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Didukung Alumnus Jayabaya, Anang Rosadi Penuhi Panggilan Polisi Soal Penembakan 6 Pengikut HRS

- Apahabar.com Jumat, 11 Desember 2020 - 14:16 WIB

Didukung Alumnus Jayabaya, Anang Rosadi Penuhi Panggilan Polisi Soal Penembakan 6 Pengikut HRS

Anang Rosadi Adenansi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Eks anggota DPRD Kalsel Anang Rosadi Adenansi akan dipanggil Ditreskrimsus Polda Kalsel hari ini, Jumat (11/12) siang ini.

Anang dipanggil pukul 14.00 Wita. Panggilan ini buntut dari postingan video di akun Facebook-nya.

Ia dimintai klarifikasi terkait video berdurasi 5:02 menit yang di-posting pada 9 Desember 2020.

Terkait panggilan itu, Anang akan didampingi organisasi profesi advokat. Dalam hal ini Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

“Peradi secara formal,” ucap Anang Rosadi Adenansi kepada apahabar.com.

Menurut Anang, banyak pihak yang ingin bergabung mendukung dirinya dalam kasus ini. Bahkan seluruh Indonesia, termasuk alumnus Universitas Jayabaya, Jakarta Timur (Jaktim).

“Kami memberitahukan kepada alumnus dan alumnus lagi mengkaji. Namun persoalan ini sudah sampai di komunitas Alumnus Universitas Jayabaya, Jakarta. Di mana Bambang Soesatyo salah satu alumnus. Namun belum dapat konfirmasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, video tersebut berisi kecaman terhadap pemerintah dan aparat kepolisian atas penembakan 6 pengikut Habis Rizieq Shihab (HRS) di Tol Jakarta Cikampek pada 7 Desember lalu.

“Iya dipanggil. Kita klarifikasi sehubungan video yang beredar itu. Rencananya pukul 2 siang,” ujar penyidik Subdit V Ditreskrimsus Polda Kalsel, M Deddy Harianto kepada apahabar.com.

Dalam video tersebut, Anang meminta kepada presiden RI Joko Widodo untuk mundur dari jabatan. Serta mendesak Komnas HAM untuk mengusut tuntas kasus penembakan itu.

“Kepada semua pihak yang mendengar video saya silakan bagikan. Saya bertanggung jawab baik terhadap undang-undang ITE atau terhadap perkataan saya,” ujar Anang dalam video itu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dirjen KLHK Sebut Kalsel Percontohan Rehabilitasi DAS
apahabar.com

Kalsel

New Normal, Hanya Bioskop dan Tempat Bermain yang Belum Disiapkan Buka

Kalsel

VIDEO: Karhutla Kalsel Jadi Atensi Penuh Mabes Polri
apahabar.com

Kalsel

Meneladani Perjuangan Tentara ALRI 17 Mei 1949
apahabar.com

Kalsel

Amankan Haul Guru Sekumpul ke 14, Polda Kalsel Terjunkan 22 Ribu Petugas Gabungan
apahabar.com

Kalsel

Kurva Covid-19 Terus Naik, Kalsel Tambah 60 Pasien Positif Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Yayasan Haji Maming dan Geo Energy Group Kembali Salurkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Titian di Antasan Bondan Memakan Korban Jiwa, Begini Respon Pemkot Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com