Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota

Dihantam Gelombang, Sejumlah Permukiman Pesisir di Tala Terendam dan Rusak

- Apahabar.com Jumat, 18 Desember 2020 - 00:02 WIB

Dihantam Gelombang, Sejumlah Permukiman Pesisir di Tala Terendam dan Rusak

Ilustrasi. Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, PELAIHARI – Permukiman warga di kawasan pesisir pantai Kampung Baru Muara Kintap dan Muara Asam-Asam, Tanah Laut, dihantam gelombang pasang, Kamis (17/12)

Gelombang yang menghantam sekira pukul 21.00 Wita menyebabkan puluhan rumah nelayan terendam. Satu rumah warga di Kampung Baru Muara Kintap bahkan rusak dan tinggal rangka.

“Sejak sore tadi air laut masuk ke permukiman kami. Ombak sangat besar mencapai dua meter sehingga sampai ke rumah-rumah warga kampung,”ujar Jaidi Nurul.

Menurut dia, ada dua faktor yang menjadi penyebab masuknya air laut ke permukiman. Pertama, tanggul penahan gelombang di pantai sudah rusak.

“Akibatnya air masuk di pemukiman warga, sebab air laut ketemu air sungai. Jadi meluap ke pemukiman kami,” ujarnya.

Kedua, adanya aktivitas pengerukan pantai oleh perusahaan tambang.

“Persoalan inilah yang membuat kami jadi resah. Kami tidak bisa tidur sekarang takut kalau air naik lagi,” tuturnya.

Beruntung saat ini angin kencang mulai mereda. Jika kondisi tidak segera kembali normal, tak menutup kemungkinan situasi yang lebih buruk akan terjadi.

“Kalau saja angin kencang sampai berjam-jam bukan tidak mungkin kampung kami tenggelam,” ungkap Nurul.

Peristiwa yang sama terjadi di Kampung Nelayan Desa Muara Asam-Asam. Sejumlah rumah pun terendam, bahkan jalan utama desa mengalami kerusakan akibat hantaman gelombang.

Terlihat dari video yang beredar, gelombang laut menghantam rumah warga. Bahkan jamban apung di pinggir sungai yang bersebelahan dengan perairan laut juga rusak dihantam gelombang.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Ratusan Mahasiswa Politeknik Tala Diwisuda, Simak Pesan Paman Birin

Kalsel

Kasus DBD di Tanbu Meroket Dibandingkan 2019
banjir kalsel

Kalsel

Sistem Buka Tutup, Akses Jalan Ahmad Yani Gunung Raja Tala Bisa Dilalui
apahabar.com

Tanah Laut

Ekonomi Masyarakat Tala Terpuruk, KUR Jadi Harapan
longsor

Kalsel

Warga Desa Tungkaran Tala Kosongkan Kampung Takut Longsor Susulan
Jalan Nasional

Kalsel

Jalan Nasional di Tala Masih Putus, Kini Jalur Alternatif Sudah Bisa Dilalui
Sapi

Tanah Laut

Duh, Sapi Peliharaan Warga Tala Banyak yang Mati Kelelep karena Banjir
apahabar.com

Tanah Laut

Tala Laksanakan Imunisasi Campak Rubella untuk Anak di Tengah Pandemi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com