Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Dirjen Haji Tegaskan Pembimbing Haji Harus Profesional

- Apahabar.com Sabtu, 5 Desember 2020 - 15:03 WIB

Dirjen Haji Tegaskan Pembimbing Haji Harus Profesional

Pengendali Ibadah PPIH Arab Saudi, Oman Fathurahman. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Demi pelayanan calon jamaah haji yang maksimal, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama, Oman Fathurahman, menegaskan semua pembimbing haji harus profesional.

Oman menilai jika profesionalitas ini di kedepankan, maka pelayanan akan maksimal.

Profesionalitas ini dibahas Oman Fathurahman dalam kegiatan webinar sertifikasi pembimbing manasik haji tahap ke-2 tahun 2020. “Jika profesionalitas ini di kedepankan maka pelayanan kepada masyarakat juga akan bisa berjalan maksimal,” kata dia dalam keterangan seperti dilansir Republika, Sabtu (5/12).

Ia lantas menyebut dalam kondisi di tengah pandemi kali ini, Kementerian Agama Republik Indonesia membentuk “Tim Krisis Haji” sebagai strategi pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2021. Tim Krisis Haji memberikan tiga opsi tentang haji pada tahun 2021.

Pilihan pertama adalah saat pelaksanaan haji sudah normal. Jika kondisi seperti ini, maka kuota haji Indonesia akan terpenuhi dan dapat berjalan seperti biasa, karena sudah ada vaksin Covid-19.

Kedua, pelaksanaan haji dengan pembatasan. Kondisi ini berarti pelaksanaan haji pada tahun 2021 tetap dilaksanakan, namun kuota jamaah yang berangkat tergantung dari kebijakan dari pemerintah Arab Saudi.

Terakhir, Arab Saudi menutup pemberangkatan ibadah haji Indonesia. “Jika ini yang terjadi kita akan sosialisasikan kepada masyarakat. Yang berhak menentukan boleh tidaknya berangkat haji ini adalah pihak Pemerintah Arab Saudi,” lanjutnya.

Jika kondisi terakhir benar-benar terjadi, Oman Fathurahman meminta kepada setiap petugas PHU maupun pembimbing haji untuk menyampaikan sebagaimana adanya kepada masyarakat.

Hal ini diperlukan agar masyarakat dapat memahami kondisinya dengan baik.

Dalam kegiatan yang sama, Kasubdit Bina Haji Arsyad Hidayat, mengatakan sertifikasi pembimbing manasik haji merupakan wadah untuk meningkatkan pengetahuan para pembimbing manasik haji. Dengan mengikuti sertifikasi ini, karakter petugas haji bisa dikembangkan.

“Yang lulus sertifikasi akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembimbing haji di masa yang akan datang,” kata dia.

Arsyad Hidayat menambahkan sertifikasi pembimbing ibadah haji juga hal yang sangat penting.

Selain karena tertuang salam regulasi negara, sertifikasi ini juga demi kepentingan jamaah haji yang dibimbingnya.

Aturan yang sama juga diterapkan kepada (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Seluruh KBIH harus memiliki pembimbing yang bersertifikasi.

“Apabila tidak ada pembimbing yang bersertifikasi maka KBIH tersebut tidak akan diperpanjang perizinannya oleh pemerintah,” lanjutnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Masjidil Haram Dibersihkan 6 kali Sehari, 3.500 Pekerja Dilibatkan
apahabar.com

Hikmah

Langkah Menuju Tobat yang Mengantarkan Pembunuh ke Surga
apahabar.com

Habar

Fatwa MUI tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Religi

Istirahat di Siang Hari, Umar bin Abdul Aziz Ditegur Putranya Sendiri
apahabar.com

Habar

Ribuan Jemaah Hadiri 7 Hari Wafaftnya Gus Sholah
apahabar.com

Habar

Menlu RI Lobi Agar Jemaah Indonesia Diperbolehkan Umrah, Begini Tanggapan Arab Saudi
apahabar.com

Religi

Habib Ali Masyhur Meninggal Dunia, Medsos Bertabur Pesan Duka
apahabar.com

Habar

Cegah Paparan Corona, Kakbah dan Hijir Ismail Dipagari Seng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com