Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya

- Apahabar.com Selasa, 1 Desember 2020 - 18:03 WIB

Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya

Gallery Terapung Sasirangan terletak di Kampung Sasirangan, Sungai Jingah. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin merilis dua ikon wisata baru di kota seribu sungai. Dua wisata tersebut adalah Galeri Terapung Sasirangan dan Rumah Lanting Mantuil.

Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haq menyampaikan wisata tersebut menjadi daya tarik investor agar bisa berpartisipasi memajukan sektor wisata.

“Ini pancingan bagi para investor untuk bisa ikut dalam pengembangan wisata di kota kita,” ujarnya, Selasa (1/12).

Ia menjelaskan masing-masing ikon wisata baru tersebut terletak di tempat berbeda.

Gallery Terapung Sasirangan terletak di Kampung Sasirangan, Sungai Jingah. Tepatnya berada di belakang Musholla Al-Muttaqin.

Untuk Rumah Lanting Mantuil berlokasi di Kelurahan Mantuil, dekat dengan Jembatan Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Menurut Ihsan, selain menarik minat investor, kedua ikon wisata tersebut juga bertujuan untuk menambah khazanah wisata yang ada di Banjarmasin.

“Keduanya nanti statusnya akan dihibahkan kepada masyarakat dan dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di masing-masing lokasi,” jelasnya.

Kemudian, proyek tersebut juga merupakan permintaan dari masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di sekitar lokasi tersebut.

“Gallery Terapung kita bagun dengan bentuk khas kebudayaan Banjar, yaitu tudung tanggui. Sedangkan Rumah Lanting Mantuil itu bentuknya menyerupai Rumah Banjar,” bebernya.

Ia berharap setelah nanti diserahkan, masyarakat bisa memaksimalkan dan mengelola dengan maksimal potensi wisata dari fasilitas yang disediakan Disbudpar.

“Jadi kalau wisatawan sedang melakukan susur sungai, mereka bisa sekalian mampir ke dua lokasi tadi, biasanya mereka hanya lewat saja. Dengan adanya ikon wisata terapung ini bisa menambah daya tarik wisatawan untuk datang dan menikmati wisata di Kota Seribu Sungai ini,” paparnya.

Kendati diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, pihak Disbudpar tetap akan mengawasi kondisi dua fasilitas terapung tersebut, terutama dari segi pengelolaannya.

“Pengawasan yang kita lakukan ini agar tidak ada hal yang tidak diinginkan, misalnya ada yang menyalahgunakan tempat itu, yang berpotensi berkurangnya wisatawan,” imbuhnya.

Ihsan juga menyebut, ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam hal peningkatan destinasi wisata susur sungai.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Wadah untuk Kritik, JaDI Deklarasikan Diri
Desa Rentan Pangan

Kalsel

Masih Ada 13 Desa Rentan Pangan di Tabalong
Ombudsman

Kalsel

Sepanjang 2020: Ombudsman Kalsel Kantongi Ratusan Laporan, Terlapor Didominasi Pemda
apahabar.com

Kalsel

Sekda Tala ‘Dicopot’, Sukamta Merasa Berat
Kotabaru

Kalsel

Innalillahi, Nelayan Alle-Alle Kotabaru yang Hilang Ditemukan Meninggal!
apahabar.com

Borneo

Terdakwa Pencurian Motor di Masjid Menyesal, Pasrah Diganjar 1 Tahun 6 Bulan
apahabar.com

Kalsel

Temukan Potensi Bahaya Listrik Akibat Cuaca Ekstrem, Hubungi Contact Center PLN 123
apahabar.com

Kalsel

Mungkin Hanya Ada Hujan Lokal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com