Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu

Disebut KPK Calon Kepala Daerah Terkaya, Intip Respons H. Muhidin

- Apahabar.com Jumat, 4 Desember 2020 - 18:03 WIB

Disebut KPK Calon Kepala Daerah Terkaya, Intip Respons H. Muhidin

H. Muhidin. Sumber: istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – H. Muhidin merespons kabar dirinya sebagai calon kepala daerah terkaya se-Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Calon wakil gubernur Kalsel ini langsung mengucapkan syukur karena masuk dalam peserta pilkada terkaya se-Indonesia.

“Alhamdulillah aku masuk terkaya yang mengikuti Pilkada,” ucap H. Muhidin kepada apahabar.com, Jumat (4/12) sore.

H. Muhidin mengaku juga termasuk pembayar pajak Tax Amnesty di Kalsel.

“Aku juga termasuk tertinggi di Kalsel untuk bayar pajak Tax Amnesty kemarin. Jadi kita laporkan apa adanya,” kata ketua DPW PAN Kalsel tersebut.

Terpenting, sambung dia, jika sudah memiliki uang banyak, maka tidak berpikir macam-macam lagi saat terpilih nanti.

“Seperti aku wali kota Banjarmasin dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi merilis laporan analisis harta kekayaan calon kepala daerah tahun 2020 yang maju di Pilkada serentak.

Terdapat 10 calon kepala daerah terkaya yang dipaparkan lembaga anti rasuah tersebut.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan calon wakil gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menempati peserta terkaya dengan harta kekayaan mencapai Rp 674 miliar.

Posisi kedua disusul oleh calon wakil bupati Karawang Aep Syaepuloh dengan harta mencapai Rp 391 miliar.

KPK menyebutkan calon kepala daerah 2020 ini berusia kurang dari 50 tahun. Akan tetapi, pada usia itu para calon kepala daerah sudah siap secara finansial.

Berikut 10 peserta calon kepala daerah Pilkada 2020 terkaya versi KPK:

1. Muhidin, Cawagub Kalimantan Selatan: Rp 674.227.888.866
2. Aep Syaepuloh, Cawabup Karawang: Rp 391.744.609.664
3. Arbain M. Noor, Cawabup Paser: Rp 289.813.510.845
4. Muchtar Ali Yusuf, Cabup Bulukamba: Rp 287.551.712.165
5. Andrei Angouw, Cawali Manado: Rp 273.575.845.945
6. Hadianto Rasyid, Cawali Palu: Rp 263.582.578.396
7. Wenny Lumentut, Cawali Tomohon: Rp 222.007.796.662
8. M. Ramdhan Pomanto, Cawali Makassar: Rp 197.522.838.457
9. Olly Dondokambey, Cagub Sulawesi Utara: Rp 179.156.295.217
10. Fadli Ananda, Cawawali Makassar: Rp 149.259.675.073

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pelaihari

Kab. Tanah Laut

Pascapenemuan Mortir Aktif di Pelaihari, Pasukan Gegana Sisir Lokasi, Hasilnya?
apahabar.com

Kalsel

Maaf dan Sesal Suami yang Bunuh dan Bakar Istri di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Perkumpulan Pangkalan LPG Tanah Bumbu Bagikan Sembako ke Warga
apahabar.com

Kalsel

Wisata Susur Sungai Martapura Saat Harganas 24 Jam
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Kepayahan Audit Ratusan Gedung di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ganti Besuk, LP Perempuan Martapura Perbolehkan Video Call
Dewan Kota Tunda LKPj 2019 Wali Kota Banjarmasin

Kalsel

Dewan Kota Tunda LKPj 2019 Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dibandingkan Pilkada 2015, Dana Pilkada 2020 Naik 99%
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com