Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Diterjang Gelombang Pasang, Petani Tambak Muara Kintap Merugi Ratusan Juta

- Apahabar.com Kamis, 24 Desember 2020 - 17:39 WIB

Diterjang Gelombang Pasang, Petani Tambak Muara Kintap Merugi Ratusan Juta

Tanggul tambak udang dan kepiting milik petani tambak di Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Tanah Laut jebol akibat terjangan gelobang pasang. Foto-apahabar.com/Ali Chandara

apahabar.com, PELAIHARI – Petani tambak di Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Tanah Laut merugi hingga ratusan juta. Pasalnya, tambak mereka hancur diterjang gelombang laut pasang yang terjadi pekan lalu.

Semula, petambak berharap kondisi secepatnya pulih lantaran sempat panen minggu lalu. Namun faktanya mereka terpaksa gigit jari.

“Kami sempat berharap air pasang tidak sampai menggenangi tambak dan cepat surut. Namun faktanya air pasang malah sampai ke tambak. Sejumlah tanggul tambak jebol,” kata petani tambak di Muara Kintap, M Yusuf kepada apahabar.com, Kamis (23/12).

Abrasi gelombang laut pasang yang menghantam pemukiman pada Kamis lalu berdampak besar terhadap tambak mereka. Ratusan hektare tambak yang sudah diisi udang dan kepiting menghilang akibat disapu gelombang pasang.

“Harapan tinggal harapan karena bukannya berhasil malah pupus. 200 kilo udang yang ditabur dan berumur 2 bulan hilang akibat air pasang,” keluhnya.

Selain udang 200 kilogram, kepiting yang dibudidayakan sudah berumur kurang lebih 1 bulan juga habis tersapu gelombang.

Akibat peristiwa alam itu, petambak yang terdiri dari beberapa kelompok tani di daerah tersebut merugi hingga ratusan juta.

“Kami perkirakan kerugian petani tambak udang dan kepiting capai ratusan juta,” kata Yusuf.

Mereka pun, kata Yusuf tidak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya selain isi yang habis sebagian tambak juga ikut jebol.

Ia menjelaskan ada dua lokasi petani tambak di Desa Muara Kintap yakni di Kampung Bugis, Dusun 3, RT 8 dan 9, serta RT 11 Kampung Baru.

Sempat, lanjut Yusuf, pengharapan mereka hasil tambak akan normal. Sebab mereka sempat satu kali panen besar. Namun kini kembali merugi bukan karena aktivitas tambang namun bencana alam.

Apalagi, cerita Yusuf, hanya dari usaha tambak ini mereka bisa membantu perekonomian keluarga dan diputar setiap 3 bulan panen.

“Semoga kejadian ini mendapat perhatian pemerintah. Harapan kami pemerintah bisa membantu kami bibit udang dan kepiting dan pupuk,” tandas Yusuf.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Incinerator Bakal Mendulang Pendapat Asli Daerah
apahabar.com

Kalsel

Musim Ziarah, Pesanan Bunga Meningkat
apahabar.com

Kalsel

5 Kuliner Khas HST Ludes di Harjad Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, BMKG Prakirakan Kalsel Bakal Diguyur Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Di HUT SMAN 2 Banjarbaru, Paman Birin Janji Gelar Bazar SMA se Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin dan Pemkab Batola Bagikan Masker Gratis di Perbatasan
apahabar.com

Kalsel

GTPP Covid-19 Kalsel Tepis Isu Rapid Test yang Dipakai Abal-Abal
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Pelayanan, Berry Kunjungi RSUD H Damanhuri dan Dinas Pendidikan HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com