Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Diterpa Berbagai Musibah, Warga Tapin ini Pasrah Biaya Persalinan hingga Ketemu JKN-KIS

- Apahabar.com Sabtu, 19 Desember 2020 - 07:36 WIB

Diterpa Berbagai Musibah, Warga Tapin ini Pasrah Biaya Persalinan hingga Ketemu JKN-KIS

Norsenah dan sang anak yang masih berusia 4 tahun./Foto-BPJS Kesehatan Barabai for apahabar.com.

apahabar.com, RANTAU – Norsenah (35), warga Kabupaten Tapin sempat kesulitan biaya melahirkan anak pertamanya. Hal itu dirasakannya pada pertengahan 2016 silam.

Ironisnya, ketika itu banyak musibah yang menerpanya. Kondisi itu dirasakannya setelah suaminya meninggal saat dia hamil tua.

Berbagai upaya kemudian dilakukan oleh Norsenah guna memenuhi persiapan biaya persalinannya. Namun, rasa khawatir akan tidak tercukupinya biaya itu terus menghantuinya.

“Saat usia kandungan saya terus bertambah, suami saya meninggal. Langsung terbayang gimana caranya nyiapin biaya persalinan,” kisah Norsenah warga Banua Hanyar, Tapin Utara ini belum lama ini.

Wanita yang hanya berprofesi sebagai seorang penjahit rumahan ini pun sempat pasrah dengan persiapan biaya persalinannya.

“Semenjak ditinggal suami, penghasilan satu-satunya cuma menjahit. Itu pun tidak pasti ada setiap hari. Apalagi sudah dikasih tahu bidan kemungkinan saya harus persalinan di rumah sakit,” aku Norsenah.

Sebelum waktunya melahirkan, Norsenah berupaya mencari informasi supaya meringankan beban biaya saat melahirkan.

Hingga akhirnya dia memperoleh informasi. Seluruh proses persalinannya akan dapat tercover oleh kartu hijau milik BPJS Kesehatan.

Rupanya, Norsenah dan keluarga merupakan peserta yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen yang didaftarkan Pemkab Tapin.

Dia menjadi salah satu masyarakat yang merasakan langsung besarnya manfaat program JKN-KIS.

“Kadang masih tidak percaya, selembar kartu bisa menjamin operasi kelahiran anak saya,” Noesenah mengingat saat itu.

Pengalaman menjadi pasien dengan jaminan JKN-KIS di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Sanggul pada 2016 itu menjadi salah satu hal yang tidak dapat dilupakan oleh Norsenah.

“Ketika saya masuk Rumah Sakit, semuanya berubah. Semua rasa takut saya sebelumnya sama sekali tidak ada lagi karena sudah yakin akan dijamin JKN-KIS,” ujar Norsenah.

Lebih lanjut dirinya menuturkan sang anak, Salma Isnaini (4) juga beberapa kali mendapatkan manfaat dari program JKN-KIS.

“Sejak lahir hingga sekarang anak saya beberapa kali juga pakai KIS untuk periksa ke puskesmas atau ke rumah sakit, dan semuanya terjamin, tidak ada pernah ditarik biaya sendiri sama sekali,” rinci Norsenah.

Dia menutup kisahnya dengan sebuah harapan besar agar program JKN-KIS terus berlangsung hingga menjangkau seluruh penduduk Indonesia.

“Harapan saya tentu tetap berlangsung program ini. Semoga penduduk lain yang belum terdaftar segera terdaftar dan merasa aman karena punya jaminan ketika membutuhkan layanan kesehatan,” tutup Norsenah.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Polsek Tambang Ulang Rutin Ingatkan Warga
Suara Dicoblos Duluan

Kalsel

Kasus Surat Suara Dicoblos Duluan di Banjar Terus Berlanjut
apahabar.com

Kalsel

Jelang Penetapan Hasil Verifikasi Faktual, Kapolsek Sungai Durian Temui Camat dan Ketua PPK
apahabar.com

Kalsel

Disiplinkan Warga, Polda Kalsel Kerahkan Personil Gabungan
apahabar.com

Kalsel

Warga Tak Bermasker, Dandim Banjarmasin: Kami Tindak Tegas
apahabar.com

Kalsel

Rapat Tertutup Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani: Hanya Miskomunikasi
Vaksinasi

Kalsel

Vaksinasi Covid-19 di Kalsel Tinggal Hitungan Hari, Paman Birin Optimistis
apahabar.com

Kalsel

Penerapan PSBK Diharapkan Optimal Putus Penyebaran Covid-19 di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com