Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina

Ditutup Selama Libur Nataru, Siring Tendean Banjarmasin Tetap Dikunjungi

- Apahabar.com Jumat, 25 Desember 2020 - 13:52 WIB

Ditutup Selama Libur Nataru, Siring Tendean Banjarmasin Tetap Dikunjungi

Sejumlah warga masih mendatangi Siring Pierre Tendean yang sejatinya masih belum dibuka oleh otoritas. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Seluruh objek wisata di Banjarmasin dipastikan tutup selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun itu tak menyurutkan warga mendatangi di Siring Piere Tendean, Jumat (25/12) pagi.

Masyarakat tetap berbondong-bondong datang, baik dari luar maupun dalam kota. Alasan kedatangan mereka cukup simpel.

Beberapa di antaranya mengaku tidak mendapatkan informasi, ataupun pemberitahuan tentang penutupan Siring Tendean selama libur Nataru.

“Kurang tahu (informasi penutupan). Kebetulan waktu libur saja kami bisa berjalan-jalan,” ungkap salah seorang warga bernama Lilis.

Alasan memilih Siring Tendean lantaran memiliki spot pemandangan yang bagus. Sejauh mata memandang, terlihat Sungai Martapura dan Menara Pandang.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, sudah memaparkan sederet alasan penutupan destinasi wisata di Kota Seribu Sungai selama pandemi Covid-19.

Terutama Siring Tendean, karena sangat terbuka untuk umum. Pun dengan pintu masuk dan tujuan wisata yang beragam.

“Kami sulit mencegah kerumunan di Siring Tendean. Berbeda jika siring di pagar, sehingga hanya tersedia dua akses pintu masuk dan keluar. Itu akan mudah,” papar Ehsan Al Haq, Kepala Disbudpar Banjarmasin.

Pertimbangan lain sebelum membuka Siring Tendean adalah pendisiplinan protokol kesehatan dan keamanan. Sektor ini menjadi kapasitas Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri.

“Sampai sekarang kami belum mendengar rencana mereka untuk merekayasa pencegahan kerumunan,” jelas Ehsan.

“Terutama setiap momen akhir tahun, hampir dipastikan Siring Tendean padat. Situasi ini memungkinkan terjadi pelanggaran sosial distancing atau jaga jarak,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Petahana Target Sapu Bersih Pemungutan Ulang 3 Kelurahan Banjarmasin
YN'S Center

Banjarmasin

Laksanakan Program Ramadan Sebulan Penuh, PWI Kalsel Apresiasi YN’S Center
apahabar.com

Banjarmasin

Pembelajaran Tatap Muka di Banjarmasin Segera Dilaksanakan
vaksin covid-19

Banjarmasin

Ratusan Anggota Kodim 1007/Banjarmasin Divaksin

Banjarmasin

Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari
Wanita Tewas Tergantung

Banjarmasin

Geger, Warga Pelambuan Banjarmasin Temukan Wanita Tewas Tergantung di Dalam Rumah
Banjarmasin

Banjarmasin

Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu…
Honorer

Banjarmasin

1.376 Guru Honorer di Banjarmasin Diusulkan Berubah Status ke Pusat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com