Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina

Duh, Badut Jalanan Mulai Marak di Batola

- Apahabar.com Minggu, 13 Desember 2020 - 20:55 WIB

Duh, Badut Jalanan Mulai Marak di Batola

Seorang badut yang mengenakan seragam tokoh kartun sedang mangkal di depan Pasar Induk Handil Bakti. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Setelah ditertibkan di Banjarmasin, badut jalanan mulai merambah Barito Kuala, terutama di Kecamatan Alalak.

Tanpa pandang waktu, beberapa badut yang mengenakan pakaian aneka tokoh kartun itu berjejer di pinggir Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti.

Biasanya mereka mangkal di sekitar Jembatan Berangas hingga Kilometer 4 Jalan Trans Kalimantan, baik di kanan maupun kiri badan jalan.

Beberapa di antaranya membawa alat pengeras suara. Sembari berjoget mengikuti irama lagu, mereka mengharapkan warga yang melintas memberikan uang.

Sebelumnya di Banjarmasin, badut-badut jalanan yang dikategorikan sebagai pengemis itu sudah ditertibkan, lantaran melanggar Perda Nomor 14 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Ketertiban Masyarakat.

Mirisnya satu hingga dua badut jalanan tersebut masih di bawah umur. Hal itu dapat dengan mudah diamati dari postur mereka.

Menyikapi situasi yang berkembang, Dinas Sosial Batola segera menurunkan petugas sosial untuk melakukan pendataan.

“Khusus badut di bawah umur, kami berusaha mendatangi orang tua mereka untuk memberikan kesadaran tentang larangan eksploitasi anak,” ungkap Kepala Dinas Sosial Batola, Fuad Syech, Jumat (11/12).

Dalam melakukan pendataan, Dinas Sosial juga berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) bersama Satpol Pamong Praja.

“Melalui Bidang P3A, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP untuk pendataan, karena itu memang ranah mereka,” papar Hj Harliani, Kepala DPPKBP3A Batola.

“Sebenarnya kemunculan badut jalanan ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Demi memenuhi keperluan sehari-hari, beragam usaha dilakukan demi memperoleh uang,” sambungnya.

Diperkirakan badut-badut jalanan itu merupakan warga pendatang, mengingat posisi Handil Bakti yang berbatasan langsung dengan Banjarmasin.

“Sekiranya badut-badut di bawah umur itu merupakan warga Batola, kami segera mengambil langkah bersama Dinas Sosial untuk mencari solusi,” tegas Harliani.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Prihatin, Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alalak Utara Disalurkan
apahabar.com

Kalsel

Belum Juga Buka, Lihat Situasi Terkini Kubah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Ponpes Limpasu HST, Belum Semua Korban Dapat Pendampingan!
apahabar.com

Kalsel

Harsiarnas ke-86; Ketua KPI Puji Pariwisata Kalsel
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Santri Al-Ihsan Banjarmasin yang Tenggelam Ditemukan Tewas!
apahabar.com

Kalsel

Unik, Lomba Dorong Mobil Patwal Meriahkan HUT Pomal ke 74
apahabar.com

Kalsel

Ikan Laut Berformalin Beredar Di Pasar Tradisional
apahabar.com

Kalsel

Petani Berharap Tuah Tanam Ulang Sawah Eks HPS 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com