Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Gelar 171.105 Operasi Yustisi Covid-19, Polda Kalsel Pungut Denda hingga Rp28 Juta

- Apahabar.com Sabtu, 26 Desember 2020 - 12:27 WIB

Gelar 171.105 Operasi Yustisi Covid-19, Polda Kalsel Pungut Denda hingga Rp28 Juta

Pemberian sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Foto-Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejak 14 September hingga 20 Desember 2020, Polda Kalsel telah melakukan giat gabungan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19.

Jumlahnya tak sedikit, ada sebanyak 171.105 kali operasi yustisi. Kegiatan itu dilakukan bersama Stakeholder lainnya. Seperti aparat TNI, Satpol PP, Dinkes, dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Sejumlah sanksi juga telah diberikan bagi para pelanggarnya. Dari teguran lisan, tertulis, denda administratif, hingga material untuk memberi efek jera bagi pelaku yang bandel.

Dari kurun waktu kurang lebih tiga bulan tersebut, tercatat untuk teguran lisan yang diberikan selama giat yustisi mencapai 1.144.684 kali. Sementara teguran tertulis sebanyak 63.158 kali.

Kemudian untuk denda administratif yang dilayangkan sebanyak 353 kali. Sedang untuk denda material sebanyak Rp28.785.000. Sementara untuk sanksi lainnya sebanyak 148.056 kali.

“Sanksi administrasi dan fisik, dan ada juga yang terpaksa didenda, terkumpul Rp28 juta. Untuk denda yang dihasilkan dari operasi yustisi,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto belum lama tadi.

Jenderal bintang dua ini menyatakan, penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Kalsel sudah cukup baik.

Termasuk langkah untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker).

Berkat kerjasama dari berbagai pihak ujar Rikwanto, Kalsel berhasil keluar dari 10 besar dengan jumlah kasus terbanyak se Indonesia.

“Kita streseng kita sekarang sudah keluar 10 besar. Antara 11, 12 mudah-mudahan tidak masuk lagi pada 10 besar,” harapnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Budi Ismanto Isi Seminar Jurnalistik di HUT Jurnalisia Online
apahabar.com

Kalsel

Posko Kesehatan Pintu Air Tangani Ratusan Jemaah, Rata-Rata Kelelahan
apahabar.com

Kalsel

Tiga Lembaga Hukum Balangan Sepakat Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi
Calon Pengantin Bersabar, Nikah Lewat KUA Ditunda Dulu

Kalsel

Calon Pengantin Bersabar, Nikah Lewat KUA Ditunda Dulu  
apahabar.com

Kalsel

Terbukti, Debu Batubara PT Talenta Cemari Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Tapin Pantau Pleno Rekapitulasi Pemilu
apahabar.com

Kalsel

Sejumlah Fakta Terkuak di Persidangan Kasus Ajaran Sesat Nasruddin
apahabar.com

Kalsel

49 Pelanggar Perbup HST Dapat Sanksi Sosial
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com