Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Gerakan Rp 5 Ribu H2D Disorot, Giliran Legislator Kalsel Angkat Bicara

- Apahabar.com Senin, 21 Desember 2020 - 13:52 WIB

Gerakan Rp 5 Ribu H2D Disorot, Giliran Legislator Kalsel Angkat Bicara

Angota DPRD Kalsel H Hasanuddin Murad. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasangan calon (paslon) 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat tengah melakukan gerakan penggalangan dana memuluskan langkahnya membawa Pilgub Kalsel 2020 menuju Mahkamah Konstitusi (MK).

Apa yang dilakukan duet H2D di Pilgub Kalsel 2020 menuai beragam pendapat. Namun Denny sendiri berpandangan gerakan Rp 5 ribu adalah pendidikan politik untuk masyarakat.

Mantan anggota Komisi I DPRD Kalsel, H Hasanuddin Murad pun merasa perlu angkat bicara.

Pada dasarnya politisi Partai Golkar ini menghargai langkah yang ditempuh paslon nomor urut 02 tersebut.”Penggalangan dana lebih tetap dilakukan sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 2020,” ujar Hasanuddin Murad,

Sebab penggalangan pada tahapan Pilkada Serentak 2020 itu diatur dalam Undang-Undang. Jadi, ujarnya, masyarakat, termasuk perusahaan diperkenankan mendonasikan ke paslon yang dijagokan.

Nah, ketika pelaksanaan Pilkada berlalu, tentu persoalannya berbeda. Walau tidak ada aturan baku yang melarang gerakan penggalangan dana itu, ia melihat hal ini tak tepat disebut pendidikan politik.

“Dengan penggalangan dana ini, bisa saja menggerakkan luka pendukung yang kalah,” kata mantan anggota DPR RI ini, Senin (21/12).

Hasanuddin Murad yang pernah memegang jabatan sebagai Bupati Batola dua periode ini melihat, bukan jumlah donasi yang diperlukan paslon 02, tapi lebih pada sekadar melihat partisipasi masyarakat dengan menggiring Pilkada Kalsel hingga ke MK.

Ia tak ingin permasalahan Pilgub Kalsel berlanjut seperti daerah ini. ”Kita sadari masyarakat kalau pemaaf,” ujarnya. Makanya Hasanuddin Murad yakin lika liku Pilkada Kalsel tak berlarut.

Hasanuddin Murad yang kini memegang amanah di Komisi III DPRD Kalsel mengapresiasi kedua paslon Pilgub Kalsel 2020, baik H2D dan BirinMu yang mampu menjauhkan masyarakat dari money politics.

Dia pun berharap hal ini berlanjut hingga pemilu legislatif dan Pilkada mendatang. (*)

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Eks PNS TNI Tewas di Kebun, Keluarga Tolak Visum
apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Pencegahan, Polsek Kurau Ingatkan Larangan Karhutla pada Warga
apahabar.com

Kalsel

Resmi! Menkes Setujui PSBB Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Kotabaru Mulai Lebarkan Calon Anggota Panwascam   
apahabar.com

Kalsel

Tiga Isu Lingkungan Kalsel, Walhi: Wajib Jadi Prioritas Capres
apahabar.com

Kalsel

Putra Bupati Balangan Jabat Ketua Dewan
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Apresiasi Paslon Pilwali Banjarmasin 2020 yang Turunkan Baliho Sosialisasi Sendiri
Teror Pembakaran Kini Ancam MIN 2, Polisi Pun Turun Tangan

Kalsel

Teror Pembakaran Kini Ancam MIN 2, Polisi Pun Turun Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com