Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Hari AIDS Sedunia, Bagaimana Agar HIV Tak Berkembang Jadi AIDS?

- Apahabar.com Selasa, 1 Desember 2020 - 11:53 WIB

Hari AIDS Sedunia, Bagaimana Agar HIV Tak Berkembang Jadi AIDS?

Ilustrasi HIV AIDS. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Hari ini, 1 Desember diperingati sebagai hari Aids sedunia. Ada salah satu isu menarik yang perlu diperhatikan bagi penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Yakni, terkait pemenuhan nutirisi. Apa fungsinya, benarkah pemenuhan nutris dapat menghambat HIV tak berkembang jadi AIDS?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, nutrisi yang tercukupi bisa membantu memperlambat pengembangan HIV menjadi AIDS atau kondisi stadium 3 HIV sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka, demikian dilansir Antara.

Pada mereka dengan HIV, sistem imun bekerja lebih keras melawan infeksi yang menyerang. Inilah yang terkadang membuat mereka membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi dari makanan.

Lalu diet atau pola makan seperti apa yang harus mereka terapkan?

Laman Medical News Today mencatat, diet banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian; lalu sumber protein tanpa lemak, seperti ikan, unggas, atau kacang-kacangan, lemak yang menyehatkan, seperti yang berasal dari kacang-kacangan, minyak zaitun, atau alpukat dan batasi makanan yang diproses atau tinggi gula atau garam.

Namun, seringkali ada masalah dalam pemenuhan nutrisi ini, antara lain karena obat yang diminum bisa mengurangi nafsu makan, ada gejala seperti mual dan muntah membuat sulit makan dan kelelahan serta depresi.

Belum lagi jika ada diare, yang membuat nutrisi makanan tak sempat dicerna tubuh.

Akibatnya, mereka dengan HIV bisa memiliki bobot tubuh yang turun. Menurut WHO, untuk membantu mengembalikan berat tubuh yang hilang (sehingga bobot tubuh menjadi sehat), mereka dengan HIV bisa lebih banyak mengonsumsi makanan pokok seperti beras, jagung, gandum, roti, kentang, ubi jalar, ubi jalar dan pisang.

Mereka juga perlu memperbanyak asupan kacang-kacangan, produk kedelai, daging-dagingan termasuk ayam, ikan, telur, hati sesering mungkin, lalu buah-buahan, yogurt dan camilan seperti keripik singkong dan sandwich.

Selain itu, sebaiknya secara perlahan tingkatkan asupan lemak misalnya lebih banyak mengonsumsi kacang tanah, kedelai, wijen, alpukat dan daging berlemak.

Jika dalam pemenuhannya ternyata menyebabkan diare, maka kurangi asupan lemak sampai gejala berakhir dan secara bertahap tingkatkan jumlah asupan sampai pada tingkat tubuh bisa mentolerirnya.

Asupan lainnya yang dibutuhkan yakni lebih banyak produk susu seperti susu full-cream. Tetapi bagi yang sulit mencernanya sebaiknya tidak usah mengonsumsi produk susu terutama jika ditambah ada gejala kram dan ruam kulit.
Penambahan madu, sirup atau produk pemanis pada makanan juga bisa dilakukan.

“Sangat penting untuk mencoba makan, meskipun Anda mungkin merasa tidak enak makan, untuk menghindari penurunan berat badan,” kata WHO.

Jika nafsu makan buruk terus berlanjut atau penderita sedang mengalami sakit tertentu bisa mencoba makanan ringan sebagai selingan makanan utama, setidaknya sebanyak tiga kali.

Pada mereka yang terkena diare, dianjurkan minum air lebih dari delapan gelas per hari, mengonsumsi sup, jus buah yang diencerkan dengan air atau larutan rehidrasi oral.

Mereka juga bisa mengonsumsi makanan lembut, termasuk sayuran lunak dan untuk mengganti mineral yang hilang cobalah pisang, mangga, pepaya, semangka, labu, labu, kentang dan wortel dalam porsi kecil namun sering.

Sebaiknya hindari dulu sejumlah makanan atau minuman yang bisa memperburuk diare seperti makanan mengandung lemak, susu yang terkadang tidak dapat ditoleransi tubuh, minuman berkafein seperti kopi dan teh karena bisa memperburuk dehidrasi serta makanan yang sangat pedas.

Olahraga dan Herbal

Selain nutrisi, berolahraga rutin juga dianjurkan para pakar kesehatan untuk meningkatkan fungsi imun tubuh, merangsang nafsu makan dan meningkatkan kesehatan mental.

Orang dengan HIV biasanya dapat melakukan jenis olahraga yang sama dengan orang sehat seperti berjalan, berlari, berenang hingga berdansa jika memungkinkan. Namun, sebelum mencoba aktivitas baru, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui batas kemampuan.

Di sisi lain, tubuh membutuhkan istirahat ekstra. Jadi, WHO merekomendasikan orang dengan HIV bisa tidur selama delapan jam setiap malam dan sebaiknya segera beristirahat saat merasa lelah.

Cobalah untuk tidak terlalu khawatir dan stres karena kondisi ini bisa merusak sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, luangkan waktu untuk bersantai dengan orang terkasih seperti keluarga atau teman, lakukan hal-hal yang disukai seperti mendengarkan musik atau membaca buku, bersikap baik kepada diri sendiri.

Sebaiknya, hindari merokok karena bisa merusak paru-paru dan banyak bagian tubuh lainnya dan mempermudah infeksi menyerang tubuh, juga obat-obatan yang tidak perlu.

Bagaimana dengan herbal atau obat tradisional? Menurut WHO obat tradisional tertentu dapat membantu mengobati banyak gejala infeksi namun perlu berkonsultasi dulu dengan dokter.

Herbal dan rempah-rempah sendiri diketahui bisa membantu merangsang nafsu makan, namun harus digunakan dalam jumlah sedang karena penggunaan berlebihan justru dapat menyebabkan masalah dan memiliki efek toksik.

Tanaman lidah buaya misalnya, bisa membantu mengatasi sembelit lalu camomile untuk membantu pencernaan, kayu manis untuk mengatasi pilek dan merangsang nafsu makan.

Selain itu, ada bawang putih yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, membantu pencernaan; jahe untuk membantu memberi energi, meredakan diare dan merangsang nafsu makan, mengatasi mual; serta lemon yang bersifat antibakteri dan membantu pencernaan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Iyut Bing Slamet

Nasional

Polisi Tetapkan Iyut Bing Slamet Jadi Tersangka, Terbukti Pakai Sabu
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota ke Kalimantan, Kodam VI Mulawarman Prioritaskan Rekrut Putra Daerah
apahabar.com

Nasional

Jelang Munas I, JMSI Gelar Lomba Baca Puisi Virtual
apahabar.com

Nasional

18 Pasien Positif Covid-19 di Bali Sembuh

Nasional

Unjuk Rasa Setahun Jokowi-Ma’ruf di Makassar, Ribuan Personel Gabungan Disiapkan
apahabar.com

Nasional

Tabrakan di Kebayoran Lama, Sopir Transjakarta Jadi Tersangka

Nasional

Presiden Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata
apahabar.com

Nasional

Bantah Dahlan, Dahnil Sebut Prabowo Tak Punya Lahan di Kaltim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com