Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Ilham Bintang: Demi Kepercayaan Publik, Martabat Kewartawanan Perlu Dijaga

- Apahabar.com Kamis, 24 Desember 2020 - 14:14 WIB

Ilham Bintang: Demi Kepercayaan Publik, Martabat Kewartawanan Perlu Dijaga

Ilham Bintang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat menyerukan kepada seluruh wartawan dan insan pers untuk senantiasa menjaga martabat profesi agar senantiasa dipercaya publik.

Ketua DK PWI Pusat, Ilham Bintang, mengatakan di tengah perkembangan media dengan multiplatform dan juga agresivitas konten media sosial yang tak terkendali, profesi wartawan dan kewartawanan terancam terdegradasi apabila tak mampu menjaga ruh dan prinsip prinsip dasar kewartawanan.

Hal itu dia sampaikan dalam Catatan Akhir Tahun 2020 yang dirilis seusai mengadakan rapat, Rabu (23/12).

DK menegaskan dalam pusaran kancah politik yang makin dinamis dan terkadang keras, wartawan diminta untuk menjaga jarak dengan kepentingan politik dan meletakkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

“Kita lahir dan eksis dari kepercayaan publik, bekerja untuk publik, bukan untuk pemerintah atau sebaliknya kelompok kepentingan di masyarakat”, kata Ilham Bintang.

DK PWI selanjutnya menyatakan sebaik-baik wartawan ialah yang tetap bekerja profesional, berpegang teguh kepada kode etik jurnalistik, dan kode perilaku wartawan.

Di sisi lain, aparat dan masyarakat diminta tak perlu alergi atau mencoba memberikan tekanan terhadap pers dalam melaksanakan tugasnya.

“Wartawan dilindungi Undang Undang dalam menjalankan profesinya,” kata Ilham Bintang.

Namun, DK PWI juga prihatin dengan kondisi media dan wartawan saat ini yang mengalami tekanan dari sisi kelembagaan karena merosotnya ekonomi dan pergeseran konsumsi media di masyarakat.

Untuk itu, DK PWI mengharapkan penyelesaian masalah antara perusahaan media dengan karyawan pers dilakukan hati-hati dan tetap mengutamakan penghormatan kepada para pekerja pers. S

Seharusnya, kata dia, semua pihak ikut memikirkan nasib pers karena tidak ada demokrasi tanpa pers yang sehat dan wartawan yang menjalankan fungsi kewartawanannya dengan benar.

Dia meminta Dewan Pers turut menjaga situasi dengan mempertahankan prinsip prinsip kewartawanan dan tidak hanya mengutamkaan prosedur administratif dalam menilai keabsahan media dan wartawan.

Yang harus dijaga menurut ketentuan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 wartawan bekerja pada lembaga pers harus berbadan hukum dan mentaati Kode Etik Jurnalistik.

Dewan Kehormatan PWI Pusat juga mengharapkan peranan wartawan dan pers dalam mengatasi krisis pandemi agar segera berlalu dan kita memenangkan pertempuran melawan Covid-19.

“Masyarakat masih perlu terus diedukasi dan di sisi lain kebijakan serta langkah langkah pemerintah perlu terus dikontrol dan dikritisi”, kata Ilham Bintang.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Indonesia Harus Serius Sikapi Nasib Muslim Uighur
apahabar.com

Nasional

Viral, Tisu Magic Picu Pembunuhan PSK Online di Karawang
apahabar.com

Nasional

Nadiem Sederhanakan Persyarat Bantuan Kuota Internet, Simak Rinciannya
apahabar.com

Nasional

Hadi Pranoto Gugat Muannas Rp150 Triliun, Berikut Rinciannya
Kemenag

Nasional

Wow, Kemenag Sebut Ada 300 Ribu Perceraian di Tiap Tahunnya
apahabar.com

Nasional

Melihat Kembali Kesibukan Jemaah di Haul Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Nasional

Tertangkap di Kolong Rumah, Pelaku Pencabulan Anak Dihajar Massa
apahabar.com

Nasional

Fenomena Kematian Massal Ikan di Ambon Terkait Gempa? P2LD: Perlu Penelitian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com