Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Imbas Covid-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Kalsel 2020 Menurun

- Apahabar.com     Jumat, 11 Desember 2020 - 13:58 WITA

Imbas Covid-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Kalsel 2020 Menurun

Proses pencoblosan. Foto-Humas Bawaslu RI

apahabar.com, BANJARMASIN – Tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Serentak Kalimantan Selatan (Kalsel) 2020 diprediksi menurun.

Hal itu dibenarkan Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM Banjarmasin, Dr Budi Suryadi.

“Memang dari awal sudah kita prediksi,” ucap Budi Suryadi kepada awak media, Jumat (12/12) siang.

Menurut Budi, terdapat sejumlah alasan fundamental yang menyebabkan menurunnya tingkat partisipasi pemilih di Kalsel.

Salah satunya yakni pola yang dilakukan tidak sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Kita berkaca juga dengan pemilu di Amerika Serikat (AS) yang partisipasi pemilih hanya 66 persen. Berarti kita maklumi mengapa KPU hanya berani memplot 77 persen,” katanya.

Sebelumnya, ia menyarankan agar jumlah tempat pemungutan suara (TPS) harus diperbanyak karena menghadapi pandemi Covid-19.

“Misalnya di Banjarmasin 1.000 TPS, maka harus dipecah menjadi 1.500 – 2.000 TPS karena mengurangi kerumunan. Jadi satu TPS yang dahulunya 300 pemilih, menjadi 150 pemilih,” bebernya.

Namun lantaran adanya penghematan anggaran, maka hal itu tak direalisasikan. Bahkan pada 1 TPS terdapat 450 pemilih.

“Ini langkah yang sebenarnya dipertimbangkan, karena berimplikasi kepada partisipasi pemilih. Ini menimbulkan ketakutan bagi pemilih untuk hadir,” tegasnya.

Ia menilai undangan kepada pemilih berdasarkan waktu yang telah ditentukan justru kurang efektif.

“Kalau memperbanyak TPS, seakan jemput bola,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah belum bisa berkomentar terkait prediksi tersebut.

“Belum bisa komentar. Data pengguna hak pilihnya belum rekap,” tandasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bermula dari Hobi, Anggota Polres Batola Ini Sukses Membudidayakan Selada Hidroponik
apahabar.com

Kalsel

Ada Fakta Baru Penemuan Mayat Pria Sumenep di Pantai Oka Oka Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Diikuti 100 Tim, Cuncung Support Penuh Tournament PUBG Mobile Trophy Offline Bekantan
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Jalan di Pedalaman Tanbu, Sekda: Semua Punya Hak yang Sama
apahabar.com

Kalsel

Ada Plang dan Garis Polisi di Areal Karhutla Banjar
Banjarmasin

Kalsel

Januari Tahun Depan 131 Sekolah di Tapin Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Sungai Bilu Banjarmasin Heboh! Anak Hilang Diduga Disembunyikan Makhluk Halus

Kalsel

Banjarmasin Tangguhkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ini Alasan Dinkes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com