Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Imbas Covid-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Kalsel 2020 Menurun

- Apahabar.com Jumat, 11 Desember 2020 - 13:58 WIB

Imbas Covid-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Kalsel 2020 Menurun

Proses pencoblosan. Foto-Humas Bawaslu RI

apahabar.com, BANJARMASIN – Tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Serentak Kalimantan Selatan (Kalsel) 2020 diprediksi menurun.

Hal itu dibenarkan Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM Banjarmasin, Dr Budi Suryadi.

“Memang dari awal sudah kita prediksi,” ucap Budi Suryadi kepada awak media, Jumat (12/12) siang.

Menurut Budi, terdapat sejumlah alasan fundamental yang menyebabkan menurunnya tingkat partisipasi pemilih di Kalsel.

Salah satunya yakni pola yang dilakukan tidak sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Kita berkaca juga dengan pemilu di Amerika Serikat (AS) yang partisipasi pemilih hanya 66 persen. Berarti kita maklumi mengapa KPU hanya berani memplot 77 persen,” katanya.

Sebelumnya, ia menyarankan agar jumlah tempat pemungutan suara (TPS) harus diperbanyak karena menghadapi pandemi Covid-19.

“Misalnya di Banjarmasin 1.000 TPS, maka harus dipecah menjadi 1.500 – 2.000 TPS karena mengurangi kerumunan. Jadi satu TPS yang dahulunya 300 pemilih, menjadi 150 pemilih,” bebernya.

Namun lantaran adanya penghematan anggaran, maka hal itu tak direalisasikan. Bahkan pada 1 TPS terdapat 450 pemilih.

“Ini langkah yang sebenarnya dipertimbangkan, karena berimplikasi kepada partisipasi pemilih. Ini menimbulkan ketakutan bagi pemilih untuk hadir,” tegasnya.

Ia menilai undangan kepada pemilih berdasarkan waktu yang telah ditentukan justru kurang efektif.

“Kalau memperbanyak TPS, seakan jemput bola,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah belum bisa berkomentar terkait prediksi tersebut.

“Belum bisa komentar. Data pengguna hak pilihnya belum rekap,” tandasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Batu Bara

Kalsel

Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan?
apahabar.com

Kalsel

Legislatif Ancam Hengkang dari Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin, Apa Alasannya?
Denny ke MK

Kalsel

Denny ke MK, Bawaslu HSS Bersyukur
apahabar.com

Kalsel

Awal Ramadan, Umumnya Cuaca Cerah
apahabar.com

Kalsel

Geser Golkar, Kader PAN Banjarmasin Ini Raih Suara Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Pambakal H Isah Tamberangan Ngotot Tutup Jalan Sungai Puting Tapin

Kalsel

Gelap Mata, Pria di Banjarmasin Tusuk Pacar Mantan
apahabar.com

Kalsel

Diteriaki Maling, Pria Mabuk Pura-Pura Tewas di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com