Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Imbas Pandemi, Partisipasi Pemilih Pilgub Kalsel di Batola Merosot Tajam

- Apahabar.com     Rabu, 16 Desember 2020 - 17:05 WITA

Imbas Pandemi, Partisipasi Pemilih Pilgub Kalsel di Batola Merosot Tajam

Dibanding Pemilu 2019, partisipasi pemilih di Batola merosot hingga mendekati separuh. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan di Barito Kuala sudah rampung. Namun sejumlah pekerjaan rumah menunggu penyelenggara pemilihan.

Salah satunya adalah menggelorakan lagi semangat masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Faktanya dari 220.006 warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Batola, hanya 51,72 persen di antaranya berpartisipasi atau sebanyak 113.676 orang.

Padahal dalam Pemilu 2019, partisipasi di Batola mencapai 81,40 persen. Berkaca dari pencapaian itulah, tingkat partisipasi Pilgub 2020 di Bumi Selidah ditargetkan mencapai 79 persen.

“Kemerosotan persentase pemilih ini menjadi pekerjaan rumah bersama, mengingat sosialisasi yang dilakukan panitia pemilihan dan stakeholder sudah cukup baik,” sahut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batola, Rahmatullah Amin, Rabu (16/12).

“Mungkin pandemi Covid-19 andil dalam penurunan ini. Namun di sisi lain, semua petugas sudah menjalani rapid dan bahkan swab test untuk memperkuat kepercayaan masyarakat agar datang ke TPS,” imbuhnya.

Kekhawatiran masyarakat tentang Covid-19, juga dirasakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batola, setelah semua upaya sosialisasi dilakukan.

“Pandemi cukup banyak memengaruhi partisipasi pemilih. Ditambah faktor ekonomi akibat pandemi, akhirnya masyarakat lebih memilih tetap bekerja,” sahut Rusdiansyah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batola.

“Kemudian faktor Batola hanya sebagai pelaksana, juga bisa menjadi penyebab. Ini berbeda dengan daerah lain yang menyelenggarakan pemilihan bupati atau walikota,” tambahnya.

Sesuai hasil rapat pleno terbuka yang diselenggarakan KPU Batola, Selasa (15/12), pasangan calon gubernur H Sahbirin Noor-H Muhidin mengantongi 61,8 persen atau 66.708 suara.

Sementara pasangan calon H Denny Indrayana-H Difriadi atau H2D, memperoleh 38,2 persen atau 41.283 suara.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Batola

Seleksi Pengganti Sekda Batola Dimulai, Lima Nama Bersaing
apahabar.com

Pemkab Batola

Amankan Ribuan Aset Daerah, Kantor Pertanahan Batola Dapat Jempol dari KPK

Pemkab Batola

Gelar Rakercab 2021, Ini Target Kwarcab Barito Kuala
apahabar.com

Pemkab Batola

Bidan Dominasi Jabatan Fungsional Tertentu di Batola

Pemkab Batola

Evaluasi Vaksinasi Covid-19 di Batola, Tiga Kecamatan Kejar Setoran
Nanas

Pemkab Batola

Dukung Pemasaran, Petani Nanas Mekarsari Batola Tuntut Perbaikan Jalan
apahabar.com

Pemkab Batola

Demi Kesatuan Bangsa, Masyarakat Batola Nyatakan Sikap

Pemkab Batola

Empat Tahun Kepemimpinan di Batola, Bupati Noormiliyani Akui Banyak Kekurangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com