Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil

Indonesia Tutup Akses WNA di 2021, DPR: Awas Kecolongan

- Apahabar.com Selasa, 29 Desember 2020 - 00:08 WIB

Indonesia Tutup Akses WNA di 2021, DPR: Awas Kecolongan

Ilustrasi WNA di Imigrasi. Foto-CNN Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah baru saja mengumumkan bahwa Indonesia menutup seluruh pintu kedatangan bagi warga negara asing (WNA) dari seluruh negara mulai 1-14 Januari 2021. Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi masuknya virus Covid-19 jenis baru.

Terkait hal itu, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Rahmad Handoyo mengaku setuju dengan langkah Kemlu yang menutup akses terhadap penutupan akses terhadap WNA dari seluruh negara dalam rangka melindungi rakyat Indonesia, dan jangan sampai Indonesia kecolongan.

“Karena kita tahu bersama isu Corona baru sudah mengemuka di banyak negara, tentu kita harus identifikasi, kita harus hitung benar risikonya, dampaknya seperti apa, jangan sampai kita kecolongan,” kata Rahmad, kutip Okezone.

Karena, sambung Rahmad, berdasarkan berita di media mendengar dan mendapatkan informasi bahwa tingkat penularannya sangat cepat dan tingkat risikonya sedemikian rupa, sehingga langkah yang dilakukan Kemlu sudah tepat dalam rangka melindungi warga negara Indonesia.

“Tentu nanti ke depan akan ada evaluasi, evaluasi dari kita sendiri, bisa dari WHO, bisa dari negara lain, melihat situasi dan perkembangan dari virus Corona baru ini. Sehingga kita harus berhati-hati, dan langkah yang dilakukan Kemlu sudah betul dan kita dukung terhadap apa yang sudah dilakukan. Semata-mata dalam rangka melindungi WNI dari kemungkinan terpapar,” ujarnya.

Oleh karena itu, Rahmad mengingatkan bahwa jangan sampai Indonesia kecolongan terhadap virus baru Covid-19 ini. Jadi, selama melakukan penutupan akses terhadap WNA ini, tentu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kemlu perlu melakukan hitung ulang bagaimana strategi bagaimana menghadapi kemungkinan terburuk dari virus varian baru Covid-19 ini.

“Sehingga kita harus antispasi bagaimana tidak masuk Indoensia dan kita bisa terhindar. Langkah yang pantas untuk kita dukung,” tandas Rahmad.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ratu Elizabeth Batalkan Rencana Perayaan Ulang Tahun
apahabar.com

Nasional

Kejar KKB di Papua, 2 Anggota TNI Tertembak
apahabar.com

Nasional

Ribuan Orang di Papua Barat Deklarasi Damai dan Setia NKRI
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Satu Lagi Jemaah Haji Kalsel Wafat
apahabar.com

Nasional

Penyiraman Air Keras Asep: Polisi Curigai Keterlibatan Orang Dalam
apahabar.com

Nasional

Wagub Bali: Diharapkan Hipmi Mampu Imbangi Cepatnya Pembangunan Ekonomi

Nasional

SBY ‘Tantang’ Airlangga, Luhut dan BIN Sebut Dalang Kerusuhan Demo Tolak UU Omnibus Law
Covid-19

Nasional

Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Digeser ke Komisi VII
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com