Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Ini Sosok Pengganti Sementara Tugas Mensos Juliari Batubara

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 17:44 WIB

Ini Sosok Pengganti Sementara Tugas Mensos Juliari Batubara

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo bergerak cepat untuk mengganti Juliari Batubara sebagai Menteri Sosial. Lantas siapa sosok yang ditunjuk?

Seperti diketahui, Juliari Batubara ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan pidana bantuan sosial (Bansos) penanganan Covid-19.

Sebagai penggantinya, Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebagai Mensos Ad Interim, menggantikan Mensos Juliari Batubara.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam keterangannya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12/2020).

“Untuk sementara nanti saya akan menunjuk Menko PMK untuk menjalankan tugas Mensos,” ucap Jokowi.

Jokowi menyampaikan dukungannya kepada KPK untuk terus bekerja secara profesional dalam mencegah dan menindak kasus-kasus korupsi.

Ia optimistis KPK akan bekerja secara transparan dan profesional dalam menindak kasus-kasus korupsi yang melibatkan para menterinya.

“Kita semuanya percaya KPK bekerja secara transparan, secara terbuka. Bekerja secara baik dan profesional. Dan pemerintah akan terus konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Jokowi.

Adapun Juliari merupakan menteri kedua di Kabinet Indonesia Maju yang tersangkut kasus korupsi. Sepekan sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap KPK dalam kasus korupsi izin ekspor benih lobster.

Seperti diketahui, dalam kasus suap penyaluran bansos Covid-19, Juliari diduga menerima uang suap dalam proyek pengadaan bansos Covid-19 sebesar Rp 17 miliar.

Uang tersebut diberikan oleh perusahaan rekanan yang menggarap proyek pengadaan dan penyaluran bansos Covid-19.
Ia disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Juliari, KPK menetapkan empat tersangka lainnya yakni MJS, AW, AIM, dan HS. MJS dan AW merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) yang diduga turut menerima suap sedangkan AIM dan HS merupakan tersangka pemberi suap.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Positif Corona, Satu WNI di London Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

PGRI Pastikan Tak Bergabung dengan POP Garapan Kemendikbud

Nasional

Total 17 Orang Ditangkap KPK, Terkait Ekspor Benih Lobster KKP
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Lahan di Aceh Meluas Hingga 52 Hektare
Wedding

Nasional

Virtual Wedding di RSD Wisma Atlet, Mempelai Wanita di Karantina, Sang Pria di KUA
apahabar.com

Nasional

Ini Penyebab Sementara Lubang Raksasa di Sukabumi
apahabar.com

Nasional

Rapat Empat Menteri, Indonesia Upayakan Nego Saudi
apahabar.com

Nasional

Mantan Bupati Garut Aceng Fikri Terjaring Razia di Hotel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com