Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Ini Tempat Wisata di Tabalong yang Sedang Hits

- Apahabar.com Senin, 21 Desember 2020 - 13:01 WIB

Ini Tempat Wisata di Tabalong yang Sedang Hits

Taman Sapana di Desa Pematang Kecamatan Banua Lawas. Foto - apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Meski sudah banyak lokasi wisata di Tabalong, namun kini ada satu yang sedang hits, dikunjungi banyak warga untuk berekreasi bersama keluarga.

Tempat wisata baru di Tabalong itu bernama Taman Sapana.

Tempat wisata ini mengusung wahana satwa dan taman bermain anak.

Lokasinya ada di Desa Pematang, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Persis berada di wilayah selatan Tabalong. Jarak tempuh dari pusat Kota Tanjung sekitar 45 menit naik kendaraan bermotor.

Wisatawan bisa memberi makan ribuan burung merpati dan juga menikmati indahnya suasana pedesaan.

Salah seorang pengelola tempat wisata tersebut, M Azini mengatakan, Sapana sendiri merupakan kepanjangan dari satwa dan permainan anak.

Ide tempat wisata ini tak lepas dari Taman Toska yang mengusung taman bunga.

Kebetulan lokasinya tepat diseberang taman Sapana ini.

“Melihat taman Toska berkembang dengan baik, kemudian kami membuat taman Sapana. Keuntungannya kami tidak terlalu banyak mengenalkannya kemasyarakat, karena pengunjung sendiri yang langsung menshare di media sosial,” kata Azini, ditemui apahabar.com, Minggu (20/12).

Taman Sapana ini berdiri di lahan seluas kurang lebih 1 hektar. Pemiliknya 4 orang warga, namun dikelola 12 orang.

Untuk daya tariknya, selain ribuan burung dara dan merpati yang bisa diberi umpan oleh pengunjung, juga disediakan area hammock.

Di mana pengunjung bisa menikmati alam pepohonan sambil berebah diayunan yang dibawahnya berupa hamparan pasir putih.

Untuk tiket masuknya Rp 3.000 perorang, bila ingin memberi makan burung disediakan umpannya dengan harga Rp 5.000.

“Sedangkan untuk menikmati ayunan di area hammock pengunjung cukup membayar Rp 2.000,” jelas Azini.

Terkait masih dalam masa pandemi Covid-19 ini, pengelola juga menerapkan protokol kesehatan, seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan lainnya.

“Bila pengunjung tidak membawa masker, kami suruh membelinya, ” pungkas Azini.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Tes CPNS 2020, Bimbel di Banjarbaru Diserbu Ratusan Peminat
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasikan Perwali Banjarmasin, 250 Personel Gabungan Menyebar di Tempat Keramaian
Cawagub

Kalsel

Debat Cawagub Singgung Ekonomi Syariah, Muhidin: Alhamdulillah Saya Sudah Menabung

Kalsel

Mabes Polri Apresiasi Kinerja Polres Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Sosok Daniel, Korban Kebakaran Maut di Pekauman di Mata Dosennya
apahabar.com

Kalsel

Realisasi Belanja Pemprov 2018Disebut Terendah Selama 5 Tahun
Siang Ini, 5 dari 10 Titik Rawan Banjir di Martapura Terendam

Kalsel

Siang Ini, 5 dari 10 Titik Rawan Banjir di Martapura Terendam
apahabar.com

Kalsel

Pengedar di Danau Panggang Kena Ciduk Saat Beli Pulsa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com