Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Izin Operasi Diberikan, Bioskop Cinepolis Q Mall Banjarbaru Diminta Pasang Filter Udara

- Apahabar.com Jumat, 4 Desember 2020 - 18:13 WIB

Izin Operasi Diberikan, Bioskop Cinepolis Q Mall Banjarbaru Diminta Pasang Filter Udara

Pjs Wali Kota Banjarbaru, Ber hard E Rondonuwu mengunjungi Bioskop Cinepolis Q Mall Banjarbaru yang mulai beroperasi hari ini. Foto-apahabar.com/Nurul Mufida

apahabar.com, BANJARBARU – Izin beroperasi diberikan, bioskop Cinepolis Q mall Banjarbaru diminta pasang filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) atau penyaringan partikel.

“Kami tim satgas Pemkot Banjarbaru meninjau sebagaimana bahwa tim legal kami sudah mengeluarkan rekomendasi. Agar masyarakat mendapatkan jaminan aman di ruangan. Ventilasi udara sangat penting, seperti dilengkapi HEPA agar sirkulasi udara teratur,” ujar Pjs Wali Kota Banjarbaru, Ber hard E Rondonuwu kepada apahabar.com, Jumat (4/12/2020) sore.

Untuk diketahui, system kerja HEPA ialah menyaring serta membuat sirkulasi ulang dari dalam dibuang keluar, HEPA sendiri sudah diterapkan di dalam pesawat.

Saran Bernhard ini menjawab dari kekhawatiran ahli epidemiologi yang mengatakan, jika berlama lama dalam tempat tertutup maka risiko terjadinya penularan virus akan lebih mudah.

“Kalau saya sebagai epidemiolog (independen), tidak setuju (bioskop dibuka). Pokoknya kita harus menghindari kerumunan di tempat tertutup,” ujar Ahli Epidemiologi yang juga Koordinator Surveilen Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana kepada apahabar.com.

Sebab, katanya, kerumunan di tempat tertutup walaupun sudah jaga jarak tetap berisiko tinggi kalau lebih dari 15 menit.

WHO sendiri mengatakan virus Covid-19 dapat melayang dan menetap di udara dalam ruang tertutup selama beberapa jam.

Virus ini dapat menempel di permukaan benda, seperti gagang pintu atau meja, kursi dan menyebabkan infeksi pada orang yang menyentuhnya lalu menyentuh hidung, mulut atau matanya tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Sehingga, memastikan ventilasi udara berjalan dengan baik diruang tertutup akan meminimalisir risiko tersebut.

“Nonton bioskop kan 2 jam (risiko tinggi),” pungkasnya.

Untuk itu, tidak disarankan kerumunan orang berada dalam satu tempat tertutup dalam waktu yang lama.

Menanggapi, hal itu Manager Cinepolis Sofian Syahdi mengatakan pihaknya akan mengkoordinasikan dengan pusat.

“Untuk ventilasi kita koordinasi dulu dengan managemen di pusat, pasti mereka punya aturan sendiri. Kita tegas prokes harus dijalankan dengan ketat. Sementara kami maksimal menjalankan prokes,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

WO Nineteen Banjarbaru

Banjarbaru

Kisah Bisnis WO Nineteen Banjarbaru, Beranjak dari Keresahan Hingga Raih Cuan

Banjarbaru

Hari Pertama Beroperasi, Bioskop Cinepolis Qmall Banjarbaru Sepi Pengunjung

Banjarbaru

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19
apahabar.com

Banjarbaru

Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Banjarbaru

Libur Panjang, Ini Imbauan Pjs Wali Kota Banjarbaru Untuk Hindari Klaster Covid-19
apahabar.com

Banjarbaru

Dikunjungi Pjs Wali Kota Banjarbaru, Mahasiswa Papua: Ini Kehormatan Bagi Kami
Ovie

Banjarbaru

Sukses Antarkan Ovie Menangi Pilwali Banjarbaru, Harlah ke 48 PPP Istimewa
apahabar.com

Banjarbaru

Inisiasi Tukar Sampah Jadi Token Listrik, PLN UIW Kalselteng Bantu Pengembangan Bank Sampah Sekumpul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com