Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Jadi Syarat Penerbangan, Layanan Rapid Antigen di RS TNI AURI Syamsuddin Noor Membludak

- Apahabar.com Senin, 21 Desember 2020 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Penerbangan, Layanan Rapid Antigen di RS TNI AURI Syamsuddin Noor Membludak

Layanan rapid test di RS TNI-AU RI Syamsuddin Noor Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Beberapa kota di Indonesia mulai mewajibkan lampiran hasil Rapid Test Antigen untuk keluar-masuk daerahnya.

Di antara sejumlah daerah itu adalah DKI Jakarta, Malang, dan Bali.

Hal ini membuat sejumlah layanan Rapid Test mulai membludak. Seperti yang terjadi di RS TNI-AU RI Syamsuddin Noor Banjarbaru.

“Yang sudah terperiksa sekitar 125 orang sampai siang ini. Masing ada yang menunggu, ” ungkap Karumkit Syamsudin Noor, Mayor Kes dr Tri Supriyanto, SpPD, MKes ditemui apahabar.com, Senin (21/12) sore

Sebelum ditetapkan menjadi persyaratan penerbangan, pelayanan Rapid Test Antigen di RS TNI-AU Syamsuddin Noor hanya berkisar 10-15 orang. Namun, dalam tiga hari terakhir membludak hingga 100 orang per hari.

“Sebenarnya pelayanan ini sudah berjalan sejak 2 bulan lalu, tapi terbatas hanya untuk anggota dan keluarga. Sejak adanya surat edaran itu bisa di atas 100 orang, ” terang dia.

Informasi terhimpun, salah satu faktor penyebabnya adalah minimnya layanan Rapid Test Antigen di tempat lain. Sehingga, sebagian besar masyarakat yang ingin melakukan perjalanan udara memilih RS TNI-AU Syamsuddin Noor.

“Pelayanan dalam satu shift sekitar 8-10 orang. Kita buka dari jam 7 pagi hingga sekitar 9 malam dan dua kali waktu istirahat, ” jelasnya.

Terkait harga, biaya Rapid Test Antigen adalah Rp200 ribu. Sementara, biaya untuk Rapid Test Antibodi adalah Rp125 ribu.

“Ada juga yang akurasinya lebih tinggi mendekati 100 persen yaitu Antibody Serology Test. Tapi perlu proses, waktu dan biaya relatif lebih mahal yaitu Rp300 ribu. Kami juga ada paket anak sekolah dan mahasiswa dengan biaya Rp105 ribu, ” sebut dia.

Masih minimnya pelayanan Rapid Test Antigen juga diungkapkan salah satu calon penumpang pesawat. Budi, mengaku mendapat informasi dari sosial media untuk memenuhi persyaratan penerbangan.

“Harapannya ada klinik lain yang melayani Antigen, supaya lebih cepat,” terang warga Jalan A Yani KM 7 Banjarmasin ini.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Sasirangan Festival 2020 Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Intip Keadaan Bayi yang Lahir 17 Agustus di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Bakal Disuguhi Keindahan Pesisir Pulau Laut
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel dan Tim Tinjau Tempat Karantina Khusus di Tapin

Kalsel

Jelang Ramadan, Simak Hasil Pantauan Bahan Pokok Terbaru di Kalsel
Banjir

Kalsel

Jangan Panik, Trik Jitu Atasi Masalah Saat Motor Terendam Banjir
apahabar.com

Kalsel

Natal dan Tahun Baru Kalsel 2018: Polisi Bakal Libatkan Tim Gabungan
apahabar.com

Kalsel

Hina Guru Sekumpul, Penjual Roti Itu Dituntut 11 Tahun..!!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com