Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Jalan Nasional di Jorong Seperti Jalur Offroad, Kepala Sakker PJN: Segera Diperbaiki

- Apahabar.com Sabtu, 19 Desember 2020 - 15:43 WIB

Jalan Nasional di Jorong Seperti Jalur Offroad, Kepala Sakker PJN: Segera Diperbaiki

Pengguna jalan mesti berhati-hati saat melintas jalan nasional di Kabupaten Tanah Laut tepatnya di Desa Jorong, Kecamatan Jorong. Foto-apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Jalan nasional penghubung antar provinsi di Kecamatan Jorong dan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel kondisinya rusak dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Pantauan apahabar.com, di beberapa titik terjadi kerusakan yang cukup menyulitkan pengguna jalan.

Beberapa titik jalan terlihat lebih mirip dengan jalur offroad, seperti di wilayah Kecamatan Jorong, tepatnya di Desa Sabuhur, Jilatan Alur, Asam Jaya, Desa Jorong dekat perusahaan tambang JBG, dan Asam-Asam.

Kondisi jalan semakin rusak dan bertambah kubangan di mana-mana. Kondisi kerusakan jalan ini dimanfaatkan warga untuk meminta uang sukarela dengan alasan mereka menimbun lubang jalan yang menganga.

Rahman salah satu pengguna jalan, mengatakan jalanan kini semakin rusak bahkan jika tidak hati-hati bisa terjatuh sebab di mana-mana berlubang. Apalagi saat ini musim penghujan kubangan air seperti kubangan kerbau jalan tidak terlihat.
“Bahkan jalananan kini seperti jalanan mobil Offroad,” katanya.

Kondisi jalan ini jadi perhatian perusahaan tambang PT JBG, sejak lama ingin membantu perbaikan jalan tersebut. Sebab kerusakan itu berada 200 meter di pintu masuk areal perusahaan.

“Kita sudah sempat dump fine coarse sekitar 10 trip dan kita grader dan compact tetapi karena drainase tidak bagus jadi cepat rusak,” ujar CRM Manajer Area Tambang PT JBG, Gede Widiada.

Sementara itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalsel yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut, hingga akhir tahun ini tak kunjung terlihat memperbaiki.

Dikonfirmasi, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Kalsel 1 BBPJN XI, Budianto, Sabtu (19/12) saat dihubungi media ini berdalih belum diperbaikinya jalan itu lantaran kontrak baru selesai diteken.

“Kontrak pekerjaan baru tertandatangani akhir November kemarin. Sekarang proses pengujian material, setelah itu akan segera melakukan ditangani, rencana minggu depan mulai penanganan,” kata Budianto.

Ia mengaku jalan yang berat-berat kerusakannya akan dikerjakan menggunakan sistem Cement Treated Recycling Base (CTRB). “Dengan begitu jalan akan kuat,” ujarnya.

Pekerjaan jalan nasional sendiri yang sudah masuk di akhir 2020 menurut dia tidak masalah lantaran merupakan proyek multiyears. “Kontrak tahun jamak yakni 3 tahun jadi tidak menjadi soal,” ungkapnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Respons Instruksi Jokowi, PUPR Kalsel Percepat Lelang
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Pembangunan Tol Banjarbaru-Batulicin Terus Berlanjut
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Paman Birin Resmikan Dua Jembatan Alternatif Menuju Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Targetkan Semua Program Kegiatan Selesai Akhir Tahun
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Pekan Depan, Renovasi Jembatan di Sungai Lulut Dilanjut
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Lampu di Jalan Lingkar Rusak, PUPR Turun Tangan
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Ikut Andil dalam Program Infrastruktur Nasional
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Uji Kepadatan Lapisan Tanah, PUPR Kalsel Gunakan Metode SandCone
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com