Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Jelang Pencoblosan Pilkada Kalsel, KPK Ingatkan Kandidat Tak Terlibat Politik Transaksional

- Apahabar.com Jumat, 4 Desember 2020 - 11:31 WIB

Jelang Pencoblosan Pilkada Kalsel, KPK Ingatkan Kandidat Tak Terlibat Politik Transaksional

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango. Foto-JawaPos.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelaksanaan pencoblosan calon gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati di Kalimantan Selatan tinggal menghitung hari.

Terkait hal itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian gencar mengingatkan para kandidat agar tidak terjerumus dalam pusaran arus politik transaksional.

Menurut para pimpinan lembaga anti rasuah itu, politik yang berbiaya mahal seringkali menimbulkan praktek kotor berupa politik uang.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango mengungkapkan berdasarkan data terakhir KPK, mencatat sebanyak 397 kasus korupsi menjerat politisi.

Rinciannya, 274 orang dari DPR-RI dan DPRD, gubernur/walikota 21 orang, serta bupati dan wakil sebanyak 122 orang.

“Hal ini memberi gambaran adanya keterkaitan antara tingginya biaya politik dengan praktik korupsi yang dilakukan para kepala daerah,” ucap Nawawi melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, belum lama tadi.

Dengan adanya pembekalan seperti ini, Nawawi mengingatkan agar para kandidat juga turut mendukung terciptanya pemilih berintegritas.

Pemilih diharap mampu memilih pasangan calon kepala daerah secara rasional tanpa dipengaruhi tawaran-tawaran materi atau kenikmatan sesaat.

“Juga bisa melihat mana calon kepala daerah yang bisa dipercaya atau tidak, yang punya visi memberdayakan masyarakat dan anti korupsi serta tidak mementingkan kelompoknya,” tekan Nawawi.

Kegiatan ini dilaksanakan KPK bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Sering Dampingi Cuncung Kampanye, Dewi Kasih Disebut Cocok Jadi Ibu Bupati
apahabar.com

Politik

H1 Perbaikan Perseorangan, KPU Banjar Baru Konfirmasi Satu Bapaslon
apahabar.com

Politik

Digadang Dampingi Paman Birin, Kiprah H Muhidin Jadi Pertimbangan
Denny MK

Politik

Supian HK Sindir Bakul Purun di MK, Denny Sarankan Belajar Lagi
apahabar.com

Politik

Ketua DPR Akui Kesulitan Pendanaan Parpol
apahabar.com

Kalsel

Resmi; KPUD Tabalong Tetapkan 621 TPS, Berikut Sebarannya
apahabar.com

Politik

Debat Putaran Kedua Pilwali Banjarmasin, Haris-Ilham Ditanya Ibnu-Ariffin soal PAD, Berikut Jawabnya
apahabar.com

Politik

Kotabaru Paling Rawan Pemilu di Kalsel, Sinergitas Jadi Kunci
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com