Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Jerman dan Lebanon Umumkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Baru

- Apahabar.com Sabtu, 26 Desember 2020 - 00:02 WIB

Jerman dan Lebanon Umumkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Baru

Warga mengantre di luar supermarket Waitrose and Partners, di tengah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19), di Balham, London, Inggris, Selasa (22/12/2020). Foto-Reuters/Hannah McKay via Antara

apahabar.com, FRANKURT – Otoritas kesehatan di Jerman dan Lebanon mengumumkan kasus pertama Covid-19 varian baru yang ditemukan pada warga dengan riwayat perjalanan dari Inggris.

“Kasus pertama untuk Covid-19 varian baru di Jerman ditemukan pada seorang warga yang datang dari Bandara Heathrow di London, Inggris, pada 20 Desember 2020,” kata otoritas di negara bagian Baden-Wuerttemberg, seperti dilansir Antara Kamis (24/12) waktu setempat.

Ia terkonfirmasi positif Covid-19 saat tiba di Frankfurt untuk mengunjungi keluarganya, terang pemerintah negara bagian.

Pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium Kota Berlin menunjukkan pasien positif itu terserang virus B.1.1.7, nama varian baru Covid-19 yang saat ini mewabah di Inggris.

“Ini adalah kasus pertama yang diketahui di Jerman,” kata Dinas Kesehatan Baden-Wuerttemberg dalam pernyataan tertulisnya.

Penderita varian baru itu, menurut keterangan otoritas terkait, mengalami gejala penyakit ringan.

Ia telah dijemput oleh keluarganya dan saat ini pasien tersebut masih menjalani karantina di kediaman pribadinya di Baden-Wuerttemberg, menurut pihak dinas.

Otoritas kesehatan di Baden-Wuerttemberg menambahkan tiga orang yang berstatus kontak erat dengan pasien itu juga telah menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, otoritas kesehatan di Lebanon juga mengumumkan kasus pertama varian baru Covid-19, Jumat. Kasus pertama itu ditemukan pada penumpang yang tiba dari Kota London, Inggris.

“Kasus pertama varian baru Covid-19 ditemukan pada seorang penumpang yang naik pesawat Middle East Airlines dengan nomor 202 dari London pada 21 Desember,” kata pelaksana tugas menteri kesehatan di Lebanon, sebagaimana dikutip dari akun resminya di media sosial Twitter.

Ia mendorong seluruh penumpang pesawat itu beserta keluarganya untuk melakukan langkah pencegahan.

Tingginya kasus positif di Lebanon membuat layanan kesehatan setempat kewalahan, apalagi negara itu tengah mengalami krisis keuangan. Lebanon juga masih kesulitan untuk bangkit setelah adanya ledakan di Beirut yang menyebabkan sejumlah rumah sakit rusak dan hancur.

Sejauh ini, lebih dari 1.000 orang tewas akibat Covid-19 di Lebanon, negara yang dihuni oleh kurang lebih enam juta jiwa.

Varian baru virus itu yang telah mewabah di Inggris membuat beberapa negara di Eropa menutup perbatasannya dan memberhentikan akses transportasi dari dan ke negara tersebut.

Singapura juga mengumumkan kasus pertama untuk varian baru Covid-19, Kamis (24/12).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

WHO

Internasional

WHO: Vaksin Dapat Kendalikan Covid-19 pada 2021
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Sudah Bisa Dipesan Online
apahabar.com

Internasional

Drone Turki Jadi Kekuatan Baru di Tengah Dominasi AS, Israel dan China
Inggris

Internasional

Inggris Menanti Peran Indonesia di Indo Pasifik
apahabar.com

Internasional

Tiga Hari Berturut, di Brasil Catat 1000 Kasus Kematian Covid-19
apahabar.com

Internasional

UPDATE Terkini Kondisi Presiden Donald Trump Pascadiberi Oksigen dan Dua Dosis Obat Remdesivir

Internasional

Alaska Diguncang Gempa 7,5 SR, Picu Peringatan Tsunami
apahabar.com

Internasional

Rusia Hadiahkan Uang Taliban untuk Bunuh Tentara AS di Afganistan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com