Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Kabar Duka, Guru Haderawi HK Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun

- Apahabar.com Selasa, 15 Desember 2020 - 10:07 WIB

Kabar Duka, Guru Haderawi HK Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun

Salah satu ulama di Kalimantan Selatan, KH Haderawi HK atau Guru Haderawi. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar duka, seorang ulama di Kalimantan Selatan, KH Haderawi HK bin Haji Kaderi Yusuf atau akrab disapa Guru Haderawi meninggal dunia, Selasa (15/12).

Guru Haderawi meninggal pada usia 65 tahun, Selasa pukul 01.15 Wita.

Pimpinan majelis Raudhaturrahmah, KM 9 Kertak Hanyar tersebut akan makamkan di Alkah Al Muhibbin di Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Sebelumnya, jenazah Guru Haderawi HK disalatkan di Masjid Raduaturrahman, Jalan A Yani Kilometer 9, Kompek Ar Rahmah Kertak Hanyar, Banjar.

Saat ini banyak jemah yang ikut menyolatkan di mesjid tersebut. Mereka mengenakan baju putuh dan peci putih.

Selain pimpinan majelis ulama kelahiran Amuntai, Hulu Sungai Utara 25 Juli 1955 merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darussalam di Tatah Bangkal Luar.

Sejumlah warga sebelumnya tidak menyangka, pasalnya Guru Haderawi masih bisa jadi khotib Jumat tadi.

Selain itu, yang diketahui warga justru istri Guru Haderawi, Hj Juraidah sedang sakit.

“Yang bini (istri, red) beoksigen. Lumayan, sepengetahuan ulun tahu sudah 10 hari,” ujar Kasi Pemerintahan di Kelurahaan Mandar Sari, Najmudin saat berada di rumah duka.

Jemaah nampak terus berdatangan, di bahu jalan A Yani Km 9 nampak dipenuhi mobil para pelayat yang datang dari berbagai daerah.

Untuk masuk ke komplek kediaman Guru Haderawi sudah penuh dengan jemaah. Bahkan salah jenazah dilakukan bergiliran.

Guru Haderawi meninggalkan 5 orang anak. Tiga laki-laki dan dua perempuan. Salah satunya paling kecil masih menimba ilmu di Hadramaut. H Ahmad Zaruqie, Hj Ni’mah, HM Imamul Muttaqien, HM Muhibbin, Hj Thaibah

Rencananya sebelum Salat Juhur di bawah ke Martapura, selanjutnya di makamkan di Alkah Muhibbin Sekumpul.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Haul Sekumpul Ke-14, Intip Kiat Telkomsel Antisipasi Lonjakan Trafik
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kalsel, Senator DPD RI Cek Kesiapan Pilkada Serentak
apahabar.com

Kalsel

Audiensi Bersama BPBD, BAGUNA Ingin Gelar Sekolah Relawan
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Didemo, DPRD Langsung Panggil Disnakertrans Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sederet Rekomendasi Dewan Saat LKPj Gubernur Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dooor! 2 Terduga Pembunuh di Buncit Indah Banjarmasin Berhasil Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Danrem 101/Antasari Sinergikan TNI dan Insan Pers
apahabar.com

Kalsel

Usai Reses, DPRD Banjarmasin Diharapkan Segera Merealisasikan Aspirasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com