Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Covid-19 Bertambah, Warga Banjarmasin Jangan Keluar Daerah

- Apahabar.com     Jumat, 18 Desember 2020 - 10:25 WITA

Covid-19 Bertambah, Warga Banjarmasin Jangan Keluar Daerah

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi. Foto-kompas

apahabar.com, BANJARMASIN – Aktivitas warga Kota Banjarmasin tengah dibatasi saat kembali melonjaknya kasus terinfeksi Covid-19.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin mengeluarkan imbauan kepada warga Kota Banjarmasin agar menahan diri untuk bepergian ke luar daerah.

Terkhususkan daerah yang memiliki risiko penularan tinggi atau zona merah Covid-19

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi mengungkapkan salah satu penyumbang kasus terkonfirmasi positif, juga berasal dari pelaku perjalanan.

Bahkan dari data Dinkes, penambahan kasus dari pelaku perjalanan disekitar 20 persen. Itu, dari jumlah total keseluruhan kasus terkonfirmasi positif hingga saat ini.

“Penambahan kasus beberapa hari ini cukup signifikan, jadi kami mengimbau agar warga Banjarmasin untuk mempertimbangkan kembali agar tidak bepergian ke daerah-daerah yang zonasi penularannya sangat berbahaya,” ujarnya belum lama ini.

Menurutnya, hal ini menjadi atensi bersama untuk mengendalikan kasus virus Corona dari pelaku perjalanan.

“Sehingga hindari berpergian ke daerah berbahaya karena itu akan menambah peningkatan kasus di Banjarmasin,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan bahwa di Bandara, masyarakat hampir tidak bisa dicegah untuk pergi berlibur.

“Meski dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, ini sangat rentan terjadinya penularan dari satu tempat ke tempat yang lain. Dan ini menjadi antisipasi kami, apalagi seiring dengan menjelang akhir tahun,” ucapnya.

Lebih rinci, Ibnu menyoroti dua kelurahan yang saat ini masih ditetapkan sebagai zona merah. Yakni, Kelurahan Pemurus Dalam dan Kelurahan Pelambuan.

Ia membeberkan bahwa sejumlah warga yang terpapar di dua kelurahan yang kini berstatus sebagai zona merah, itu di antaranya adalah tenaga kesehatan.

“Mungkin mereka yang melayani pasien dan sebagainya. Akhirnya kelelehan dan terpapar,” tambahnya.

Selain itu, Dinkes sendiri menurut Ibnu juga sudah melihat langsung kondisi mereka yang terkonformasi positif itu.

“Alhamdulillah saat ini kondisinya baik-baik saja dan sedang menjalani isolasi mandiri,” tutup Ibnu.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Borneo

Kontribusi ke Daerah Minim, Pemkot Banjarmasin Bikin PKS dengan Pelindo
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tanah Laut Bergulir di Polres
apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Pembangunan Jembatan Alalak?

Kalsel

Ribuan Pelajar Tapin Meriahkan Karnaval HUT RI  
apahabar.com

Kalsel

Besok Gedung Baru DPRD Kalsel Diresmikan
apahabar.com

Kalsel

LKPJ 2018, Kalsel Kian Pede Tanpa Bantuan Pusat
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tapin Sangkal Klaim KLHK soal Kawasan Hidrologis Gambut
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi Prokes Covid-19 di Banjarmasin Barat, 28 Warga Dijaring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com