Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Kasus Sabu Oknum DPRD Tala Masuk Babak Baru

- Apahabar.com Minggu, 27 Desember 2020 - 16:27 WIB

Kasus Sabu Oknum DPRD Tala Masuk Babak Baru

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Kasus sabu yang disandang Syahrun, oknum anggota DPRD Tala masuk babak baru.

Ulah nyeleneh oknum wakil rakyat itu kini tengah dikaji DPP PDI Perjuangan. Itu setelah DPC PDIP selesai menggelar rapat.

“Pada Tanggal 23 Desember kemarin sudah kita serahkan ke DPD, kemudian dilanjutkan ke DPP PDIP,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Tanah Laut, H Muhammad Noor, Minggu (27/12).

Pihaknya kini menunggu keputusan akhir DPP. “Apapun keputusan dari DPP akan kami jalankan sesuai mekanisme dan AD/ART partai,” tandas H Nurdin, begitu Muhammad Noor akrab disapa.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNNP Kalsel) mengamankan Syahrun anggota DPRD Tanah Laut. Syahrun diciduk diduga saat pesta sabu-sabu.

Ia diamankan bersama tiga orang rekannya di sebuah rumah di kawasan Jalan Karang Anyar 2, Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Selasa (1/12/2020).

Petugas mendapati sang wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sedang pesta narkoba hingga langsung digelandang ke kantor BNNP Kalsel untuk diperiksa.

Setelah dilakukan assessment, keempatnya hanya sebagai korban penyalahgunaan narkoba, hingga penyidik BNNP Kalsel memutuskan untuk dilakukan rehabilitasi.

Oknum wakil rakyat yang terjaring karena menggunakan narkoba itu diketahui anggota terpilih DPRD Kabupaten Tanah Laut periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Kecamatan Kintap, Jorong dan Batu Ampar.

Dalam aturan Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 127 ayat 3 menyebutkan jika penyalahgunaan narkoba terbukti hanya menjadi korban, maka individu terkait wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Namun, apabila terkait sindikat atau terlibat peredaran narkoba, maka yang bersangkutan diproses secara hukum hingga ke pengadilan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Disebut Mulia, Mampu Legislator Menjalankan Fungsinya?
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Apresiasi Paslon Pilwali Banjarmasin 2020 yang Turunkan Baliho Sosialisasi Sendiri

Kalsel

Gaungkan Peribahasa Banjar, Halau Hoaks lewat Kearifan Lokal
ASN Tabalong

Kalsel

ASN Tabalong Keluar Daerah, Warga Bisa Lapor Melalui WhatsApp
apahabar.com

Kalsel

Sikap DPD Taruna Merah Putih Kalsel Pasca Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Dirujuk ke Ansari Saleh, PDP dari Batola Mulai Membaik
apahabarc.om

Kalsel

Lewat SAKIP, Pemprov Kalsel Tingkatkan Pelayanan Publik
apahabar.com

Kalsel

Organda Trisaksi Banjarmasin Gelisah, SK Tak Kunjung Terbit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com