Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Kasus Surat Suara Tercoblos di Kabupaten Banjar, Pelaku Berpotensi Tak Dijerat Hukum

- Apahabar.com Sabtu, 19 Desember 2020 - 13:14 WIB

Kasus Surat Suara Tercoblos di Kabupaten Banjar, Pelaku Berpotensi Tak Dijerat Hukum

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banjar, M Syahrial Fitri. Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Pelaku pencoblosan banyak surat suara di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, berpotensi tidak terjerat hukum. Pasalnya, pelapor kasus tersebut tidak hadir saat Sentra Gakkumdu Banjar ingin meneruskan berkas perkara ke Polres Banjar.

“Pada saat penerusan itu, si pelapor tidak bisa hadir bersama kami untuk menyampaikan laporan di SPKT Polres Banjar,” jelas Komisioner Bawaslu Banjar, M Syahrial Fitri, Selasa (15/12).

Syahrial menjelaskan kasus ini adalah laporan bukan temuan dari Bawaslu. Sehingga pelapor mesti ikut melapor lagi ke kepolisian setelah Sentra Gakkumdu menyatakan suatu kasus telah memenuhi unsur untuk dilakukan penyidikan.

POPULER SEPEKAN: Video Viral Sahbirin-Denny, PPK Buka Kotak Suara hingga Perkelahian di Tanah Bumbu

“Penerusan berkas pada Selasa lalu, waktu itu si pelapor tidak dapat dihubungi, Hp-nya tidak aktif,” jelas Koordinator Sentra Gakkumdu Banjar.

Sesuai ketentuan dalam UU nomor 07 tahun 2017, Syahrial mengatakan si pelapor harus melapor ke SPKT selama 1×24 jam.

Kendati demikian, Syahrial belum memastikan jika sudah lewat 24 jam apakah kasus menjadi berhenti atau tidak.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP M Rizky Fernandez mengatakan pihaknya tidak dapat melakukan penyidikan lantaran si pelapor tidak hadir saat penerusan atau pelimpahan berkas.

“Tidak bisa ditindaklanjuti karena pelapornya tidak hadir dan tidak bersedia melaporkan. Dalam peraturan tercantum bahwa pelimpahan pelaporan harus bersama dengan pelapor,” jelas AKP Rizky.

Sekedar diketahui, saat pemungutan suara Pilkada Serentak pada Rabu 9 Desember lalu, ditemukan sebanyak 16 surat suara dicoblos lebih dulu, di TPS 08 Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Surat suara yang dicoblos adalah untuk pasangan calon gubernur – wakil gubernur Kalsel nomor urut 01 sebanyak 8 lembar surat suara.

8 surat suara lainnya adalah untuk pemilihan calon bupati – wakil bupati Banjar nomor urut 03.

Saksi yang menemukan, yakni dari saksi Paslon 02 Pilbup Banjar berinisial SA, langsung melapor ke Bawaslu pada hari itu juga.

Terlapor atau yang diduga mencoblos duluan surat suara adalah Ketua KPPS setempat, yakni AQ.

Bawaslu Banjar langsung memanggil para pihak untuk diklarifikasi. Hasilnya Bawaslu merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU), dan digelar pada Minggu (13/12) lalu.

Hari berikutnya, Senin (14/12), Sentra Gakkumdu Banjar menggelar rapat, dan hasilnya memenuhi unsur untuk dilanjutkan penyidikan di Polres Banjar.

Kemudian, Selasa (15/12), Sentra Gakkumdu melimpahkan berkas ke Polres Banjar, namun si pelapor tidak hadir. Sehingga kasus ini berpotensi tanpa ada proses hukum bagi terduga pelaku.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nasib Mamanda di Kalsel: Minim Pergelaran dan Kalah dengan Hiburan Modern
apahabar.com

Kalsel

Tala Terapkan Denda Langgar Protokol Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Aksi Mahasiswa di Kalsel (II), Massa Diduga Dikawal Batalyon K Binaan Komunis
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Angin Kencang dan Hujan Berpetir di Kalsel
Zona Merah

Kalsel

Martapura-Gambut Zona Merah, Pekan Ini 2 Warga Meninggal
Vaksinasi

Kalsel

Ada Surat Kemenkes RI, Rencana Vaksin di Tabalong Tertunda ke Bulan Februari
apahabar.com

Kalsel

Pecah Ban, Mobil Operasional Dinkes Tanbu Penyok Terguling
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Anggota Polda Kalsel Bantu Pengumpul Sampah di TPA Basirih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com