Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Kejagung Periksa RJ Lino Terkait Dugaan Korupsi PT Pelindo II

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 23:33 WIB

Kejagung Periksa RJ Lino Terkait Dugaan Korupsi PT Pelindo II

Richard Joost Lino atau RJ Lino, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II periode 2009-2015. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Richard Joost Lino atau RJ Lino, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II periode 2009-2015.

RJ Lino diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi perpanjangan kerja sama pengoperasian dan pengelolaan pelabuhan oleh Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

“Hari ini pemeriksaan RJ Lino sebagai saksi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, Lino dimintai keterangan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana yang terjadi dalam proses perpanjangan kerja sama pengoperasian dan pengelolaan pelabuhan PT Pelindo II.

Penyidikan kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II dilakukan pasca Kejaksaan Agung menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-54/F.2/Fd.1/09/2020.

Penyidik sejauh ini telah menggeledah Kantor Jakarta International Container Terminal (JICT) dan menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti.

Tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut diduga terjadi saat perpanjangan pengelolaan pelabuhan yang dilakukan JICT dengan PT Pelindo II (Persero). Dalam perpanjangan itu, diduga ada perbuatan yang melawan hukum.

Meski telah naik ke tahap penyidikan, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kejaksaan Agung beralasan masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari BPK atas kasus ini.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dari Sumatera Ratusan Kilogram Sabu Disimpan di Tangerang
apahabar.com

Nasional

Mahfud Tanggapi Isu Wabup Nduga Mundur Sebagai Manuver Politik
apahabar.com

Nasional

KLHK Gebuk Perusak Hutan Total Rp18,3 Triliun!
OTT

Nasional

Malam Ini, KPK Beberkan Hasil OTT Bansos Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

TKD Kalsel Kunjungi Ma’ruf Amin
apahabar.com

Nasional

Tragis, Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton 7 Meter

Nasional

Perusahaan Korsel Serahkan Bantuan Alat Tes Covid-19 untuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Nasib Pesawat Buatan BJ Habibie, Tempuh Jalur Darat Lintasi Jalan Tol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com