Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Kemenkes Gunakan 6 jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 19:32 WIB

Kemenkes Gunakan 6 jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia

ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menetapkan 6 jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia.

Penetapan tersebut terdapat pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/ 9860/ 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disesase 2019 (Covid-19).

Dilansir CNN Indonesia, Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh Bio Farma, Astra Zeneca, China National Pharmaceutical Grup Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech.

“Menetapkan jenis vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd, sebagai jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia,” tulis keputusan tersebut.

Keenam vaksin tersebut baru bisa digunakan ketika mendapatkan Izin Edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use athorization/ EUA) dari badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Keputusan Menteri Kesehatan ini juga menyebutkan keenam vaksin tersebut masih dalam pelaksanaan uji klinik tahap ketiga atau selesai uji klinik tahap ketiga.

Keputusan ini telah ditandatangani oleh Terawan pada 3 Desember. Keputusan ini juga memberikan kekuasaan kepada Terawan untuk mengubah jenis vaksin Covid-19 berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

Pengubahan jenis vaksin juga dengan memperhatikan pertimbangan dari Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Korban Selamat Kebakaran Kapal Santika 294 Orang
apahabar.com

Nasional

Mulai Juni 2020 Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Tiba di Jeddah, Presiden Jokowi Kenakan Ihram
apahabar.com

Nasional

Siap-Siap, Polisi Buru Penyebar Video Mesum Mahasiswi Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Ini yang Bisa Terjadi jika Kontrak Freeport Tak Diperpanjang hingga 2041
apahabar.com

Nasional

Cerita Mencekam Saksi Hidup Penembakan di Trans Papua
apahabar.com

Nasional

Selasa Pagi, Ibu Kota Negara Peringkat Kedua Udara Terkotor Dunia
apahabar.com

Nasional

Cegah PHK, Presiden Ingin Sektor Rill Diselamatkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com