Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Kenali 7 Gejala Terpapar Virus Corona Baru Inggris

- Apahabar.com Minggu, 27 Desember 2020 - 14:49 WIB

Kenali 7 Gejala Terpapar Virus Corona Baru Inggris

Ilustrasi Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Temuan mutasi virus Corona di Inggris membuat masyarakat tambah khawatir. Apalagi penyebaran mutasi virus baru ini kabarnya lebih cepat.

Varian baru virus corona bernama “VUI 202012/01” menyertakan mutasi genetik pada protein “spike” yang dapat menjadi penyebab penyebaran virus secara cepat dan mudah di antara manusia.

Artinya, varian yang telah diidentifikasi di tenggara Inggris memiliki 17 mutasi yang memengaruhi bentuk virus, termasuk protein lonjakan yang memberi nama keluarga virus corona.

Meskipun tidak ada yang dikonfirmasi lebih lanjut, para ilmuwan telah menyarankan bahwa strain baru ini bisa menjadi alasan di balik penyebaran virus yang lebih cepat. Kekhawatiran juga muncul terkait dengan efektivitas vaksin yang diprogramkan oleh pemerintah Inggris.

lmuwan dan peneliti medis terus bekerja untuk menetapkan sumber varian baru, namun belum ada yang dikonfirmasi hingga saat ini. Konon, selain gejala paling umum yang disorot oleh National Health Service (NHS), ada 7 gejala lain telah dikaitkan
dengan strain mutan.

Dilansir dari laman Times of India, selain tiga gejala COVID-19 yang paling umum seperti demam, batuk kering, dan hilangnya indera penciuman dan perasa, 7 gejala lain telah dikaitkan dengan strain baru virus corona. Berikut adalah tanda-tanda yang harus Anda waspadai.

– Kelelahan
– Kehilangan selera makan
– Sakit kepala
– Diare
– Kebingungan mental
– Nyeri otot
– Ruam kulit.

“Jika Anda mengembangkan gejala apa pun yang mungkin merupakan COVID-19, jangan ambil risiko. Anda dan keluarga harus segera diisolasi dan idealnya mendapatkan tes sesegera mungkin,” kata Menurut peneliti King’s College, kutip Viva.

Sementara Inggris telah memberlakukan penguncian Tier 4 di banyak daerah yang terkena dampak, negara lain telah menutup perbatasan untuk menahan penyebaran virus.

Namun, pada tingkat individu, penting bagi kita untuk mengisolasi diri kita sendiri, jika dan ketika kita bertemu dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, pedoman dan tindakan pencegahan harus diikuti setiap saat. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta mencuci tangan.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

2 Orang ‘Pembantu’ Video Bugil di Puncak Piramida Tertangkap
apahabar.com

Global

Hubungan Mencair, Cina Mulai Impor Beras Amerika
apahabar.com

Global

Indonesia-Taiwan Kerjasama Perlindungan Pekerja Migran
Libur Nataru

Global

Libur Nataru, Kemenpan Larang Seluruh ASN Keluar Daerah
Merdeka.com

Global

Rusdi Kirana Marah, Lion Air Batalkan Pesanan Pesawat ke Boeing?
apahabar.com

Global

Kampanyekan Tumbler, Komitmen Raja Ampat Selamatkan Laut

Ekbis

Eksportir Timteng dan Asia Beli Ikan Patin Indonesia Rp145 M
apahabar.com

Global

Bos Huawei Ditangkap, AS-China Bisa Batal ‘Rujuk’?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com