Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Keren, NSA Project Movement Bakal Tampil di Malaysia Culture Festival 2020 Malam Ini

- Apahabar.com Jumat, 4 Desember 2020 - 17:27 WIB

Keren, NSA Project Movement Bakal Tampil di Malaysia Culture Festival 2020 Malam Ini

Kelompok seni musik asal Banjarbaru, NSA Project Movement. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kelompok seni musik asal Banjarbaru, NSA Project Movement, akan tampil dalam gelaran Malaysia Culture Festival 2020, Jumat (4/12). Pertunjukkan perdana mereka akan disiarkan melalui kanal youtube dan facebook Malay Heritage Centre, pukul 06.00 waktu setempat.

“Kami kolaborasi dengan SG Oudist, pemain Gambus terkenal di Singapura,” ungkap Artistic Director NSA Project Movement, Novyandi Saputra melalui sambungan telepon kepada apahabar.com.

Ada 3 penampilan yang akan mereka persembahkan dalam festival bertaraf internasional ini. NSA Project Movement akan membawakan seni musik Panting dan Gamelan, kemudian Wayang Kulit Purwa Banjar yang berkolaborasi dengan Sanggar Anak Pandawa.

“Selang seling penampilannya, semacam diplomasi budaya,” ujarnya

Pada musik Panting, dia melibatkan sebanyak 8 pemain. Ada 3 lagu khas Banjar yang dia aransemen khusus untuk dibawakan dalam festival ini yaitu Paris Barantai, Ta’ingat Kasih dan Paris Tangkawang.

Pada penampilan komposisi musik Gamelan akan bawakan berjudul Kala. Musik kontemporer ini melibatkan 6 pemain dari NSA Project Movement. Lalu, ada sekitar 15 pemain yang terlibat dalam penampilan Wayang Kulit Purwa Banjar.

“Ini ditapping (melalui proses rekaman) karena tidak mungkin live streaming. Kami mempertimbangkan sistem jaringan, takutnya ada kendala teknis,” imbuhnya

Keikutsertaan NSA dalam Malaysia Culture Festival 2020 membawa kebanggan tersendiri baginya. Terlebih, mereka ditunjuk langsung untuk terlibat dan bergabung dengan seniman musik dari berbagai penjuru di dunia.

“Kami ditunjuk lagsung selayaknya kerja profesional. Kami dikontrak untuk mengerjakan beberapa proyek musik itu,” imbuhnya

Melalui pengalaman ini, Novy berharap NSA Project Movement dapat terus berkembang dan menampilkan budaya lokal di tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Ini momentum, melalui kesenian kita bisa tampil di mana saja. NSA punya mimpi membawa budaya lokal Banjar di pentas yang luas bisa. Nasional maupun internasional,” pungkasnya

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Inilah Makanan Kucing Kampung
apahabar.com

Gaya

Mengenal Fetisisme, Gangguan yang Diduga Menjangkit Maling BH di Teluk Dalam
apahabar.com

Gaya

Tips Menggoreng Ikan Lele yang Benar
Facebook

Gaya

Facebook Hapus 22,1 Juta Konten Ujaran Kebencian
apahabar.com

Gaya

Oli Mesin Kendaraan Sering Tekor, Mungkin Ini Penyebabnya
apahabar.com

Gaya

Konten Animasi Kian Pesat, Profesi Ini yang Dicari
apahabar.com

Gaya

Google Duo Segera Didukung Panggilan Grup hingga 32 Orang
apahabar.com

Gaya

Kesal Diremehkan Pelayan Toko, Pria Ini Beli dan Gunting Tas Seharga Rp 100 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com