Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi

- Apahabar.com Selasa, 1 Desember 2020 - 13:43 WIB

Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi

Sosialisasi pelaksanaan Pilkada 2020 kepada penyandang difabel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan hak pilih 8.620 penyandang disabilitas terpenuhi di Pemilihan Kepala Daerah Serentak Kalsel 2020.

“Jumlah penyandang disabilitas sebanyak 8.620 pemilih. Kita harap semuanya bisa memilih,” ucap Kepala Kesbangpol Kalsel, Heriansyah saat sosialisasi pelaksanaan Pilkada 2020 kepada penyandang difabel, Selasa (1/12) pagi tadi.

Setiap difabel yang terdaftar di kartu keluarga, maka secara otomatis ditetapkan sebagai pemilih.
Namun lantaran sebagian difabel memiliki keterbatasan, maka perlu pendampingan saat pelaksanaan pencoblosan 9 Desember 2020 nanti.

“Sehingga penyelenggara pemilu harus jemput bola melalui door to door. Jangan sampai mereka tidak menggunakan hak pilih,” katanya.Kendati demikian, pencoblosan nanti tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.Dengan cara mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak atau social distancing.

“Jadi kami bersama KPU Kalsel mensosialisasikan ini. Semoga itu bisa tercapai,” bebernya.
Ia berharap kegiatan ini akan meningkatkan partisipasi pemilih di Kalsel.

“Semoga bisa meningkatkan partisipasi pemilih di atas 80 persen meskipun di tengah pandemi Covid-19,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji mengaku terdapat beberapa keluhan dari penyandang disabilitas.
Misalnya tunanetra dan tunarungu yang kurang terlayani di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Mungkin faktor kawan-kawan kami di KPPS juga tidak tahu mereka itu penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Terlebih difabel dengan hambatan pendengaran atau tunarungu.

Di mana para petugas tidak mengetahui hal itu. Mengingat, secara fisik mereka terlihat sehat.
“Kami berusaha memperbaiki itu. Saya akan memberitahukan ke kabupaten atau kota agar pelayanan disabilitas dimaksimalkan,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa ULM-UIN, dan Aktivis Gaungkan Save Iqbal: Bebaskan Teman Kami!

Kalsel

Tinjau Rekapitulasi KPU Kalsel, Pangdam Mulawarman: Tiga Wilayah Saya Aman
apahabar.com

Kalsel

Tabalong Belum Buka 4 Objek Wisata, Simak Alasannya
apahabar.com

Kalsel

PSBB Hari Kedua, Pasien Covid-19 di Banjarmasin Bertambah Lagi
apahabar.com

Kalsel

Siaga, Hulu Sungai dan Sekitarnya Bakal Turun Hujan
apahabar.com

Kalsel

Jalani Pemeriksaan, Eks Kasat Pol PP Banjarmasin Bawa Sederet Bukti
apahabar.com

Kalsel

Siang Awal Ramadan, BMKG Prakirakan Kalsel Diguyur Hujan
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Lomba Takbiran Tradisional Meriahkan Malam Takbiran di Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com