Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Khawatir PPP ‘Hilang’ di Pemilu 2024, Hamzah Haz Kenang Masa Kejayaan

- Apahabar.com Minggu, 20 Desember 2020 - 19:07 WIB

Khawatir PPP ‘Hilang’ di Pemilu 2024, Hamzah Haz Kenang Masa Kejayaan

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz mengkhawatirkan masa depan partai yang membesarkan namanya tersebut. Dia mengaku khawatir PPP bakal ‘hilang’ di Pemilu 2024.

Hamzah haz melihat perolehan suara partainya dalam beberapa pemilu terakhir terus merosot.

“Saya di sini katakan kalau ini tidak dikelola sungguh-sungguh bisa nanti Pemilu 2024 bisa hilang PPP,” ujar Hamzah Haz dalam pidato penutupan Muktamar IX, seperti dilansir Republika, Minggu (20/12).

Hamzah Haz mengatakan, penurunan perolehan suara itu diperparah ketika dua ketua umumnya terjerat kasus korupsi.

“Setelah itu terjadi penurunan-penurunan yang cukup membuat galau,” ujar dia.

Ia menceritakan kejayaan PPP pada Pemilu 2004 yang bertengger di posisi tiga, di bawah PDIP dan Partai Golkar. Saat itu, partai berlambang kakbah itu meraih sebanyak 58 kursi di legislatif.

“Alhamdulillah Pemilu 1999 sampai 2004 kita itu mendapatkan 58 kursi. Kita nomor tiga, PDIP, Golkar, dan PPP,” ujar Hamzah Haz.

Perolehan kursi legislatif menurun dari 58 menjadi 38 kursi pada Pemilu 2009. Saat itu, PPP dipimpin oleh mantan menteri agama Suryadharma Ali.

Suara PPP semakin menurun kala pimpinan partai terjerat kasus korupsi. Hingga puncak “bencana” terjadi pada Pemilu 2019, saat PPP hanya memperoleh 19 kursi DPR.

Menghadapi Pemilu 2024, PPP akan dipimpin oleh Suharso Monoarfa. Suharso terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2020-2025.

Suharso menekankan pentingnya persatuan dalam partai. Dengan persatuan itu, kata Suharso, bukan tak mungkin PPP akan kembali mengalami kejayaan seperti pada pemilihan umum (Pemilu) 1999 yang meraih 11 juta suara.

“Kita harus dapat mencapai angka 15 juta. Luar biasa 15 juta,” ujar Suharso.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Hadapi Paman Birin, Denny Dinilai Butuh Sokongan Habib
apahabar.com

Politik

Jelang Debat Capres: Prabowo Kuasai Data, Jokowi Ungkap Hasil Pembangunan
apahabar.com

Politik

Niat Ananda Menuju Wawali Banjarmasin, Ingin Membantu Banyak Orang  
apahabar.com

Politik

Gandeng Martinus, Suksesor Nadjmi Beber Sederet Alasan
apahabar.com

Politik

Habib Ismail Mantap Incar Kursi Gubernur Kalteng
apahabar.com

Politik

BPK Awasi Penggunaan Dana Hibah Untuk Parpol
apahabar.com

Politik

Tak Hanya Lanjutkan Tri Dharma Pembangunan, Cuncung – Alpiya Juga Fokus Kembangkan UMKM
Pilkada

Politik

Pemekaran Gambut Raya Topik Seru Debat Pilkada Banjar, Simak Komentar Paslon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com