Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Kisah Rasulullah SAW Mengampuni Terdakwa Hukuman Mati

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 17:22 WIB

Kisah Rasulullah SAW Mengampuni Terdakwa Hukuman Mati

ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Rasulullah SAW memiliki sikap kebijaksanaan yang luar biasa. Tidak saja dalam menyelesaikan masalah orang yang berseteru, beliau bahkan memberikan keputusan yang indah pada terdakwa hukuman mati.

Dilansir Republika, dalam buku Sejarah Hidup Muhammad karya Muhammad Husain Haikal diceritakan, sesudah memasuki Makkah Rasulullah mengeluarkan perintah untuk jangan ada pertumpahan darah. Rasulullah juga berpesan bahwa dalam menaklukkan Makkah, jangan sampai ada satu pun yang terbunuh dari kedua belah pihak.

Setelah kemenangan berhasil direbut Islam dan kondisi Makkah telah kondusif, Rasulullah mengampuni para musuh Islam yang tertangkap. Beberapa sahabat bahkan mendatangi Rasulullah untuk menjadi penjamin. Misalnya sebagaimana yang dilakukan Sayyidina Ustman bin Affan.

Sayyidina Utsman yang memiliki saudara sepersusuan dengan Abdullah bin Abi Sarh itu datang kepada Nabi. Dia memintakan agar Abdullah sepupunya diampuni, Sayyidina Utsman pun bersedia menjadi penjamin bagi saudaranya itu. Kemudian, Nabi pun mengampuni Abdullah dari hukuman mati.

Lalu sahabat wanita bernama Ummu Hakim binti Haris bin Hisyam yang memintakan pengampunan bagi suaminya, Ikrima bin Abu Jahal. Ikrima yang lari ke Yaman kemudian disusul oleh Ummu Hakim dan dibawanya kepada Nabi dan ia pun diampuni.

Lalu istri Abu Sofyan yang mengunyah jantung Hamzah dalam Perang Uhud pun juga tak luput dari pemberian pengampunan Nabi. Hampir semuanya dimaafkan dan diterima serta diperlakukan sebagaimana layaknya. Hanya empat orang saja yang benar-benar dijatuhi hukuman mati, yaitu salah satunya Huwairith yang mengganggu Zainab putri Nabi sepulangnya dari Makkah ke Madinah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Sejak Kecil Nabi Muhammad SAW Benci Perbuatan Syirik, Ini Kisahnya
apahabar.com

Sirah

Keutamaan Para Sahabat Rasulullah SAW Dijelaskan dalam Injil
apahabar.com

Religi

Kesetaraan Gender dalam Fikih
apahabar.com

Sirah

Mengenang Dinasti Abbasiyah pada Masa Gemilang
apahabar.com

Religi

Kesultanan Banjar, Kuat Secara Militer dengan Militansi Waja Sampai Kaputing
apahabar.com

Religi

Jelang Tiga Bulan Haul, Makam Abah Guru Sekumpul Ramai Peziarah
apahabar.com

Habar

Mencintai dan Teladani Rasul SAW Jadi Tantangan Berat di Era Digital
apahabar.com

Habar

Di Tengah Pandemi, Haul Habib Mancung ke-52 di Pacakan Kusan Hulu Digelar Terbatas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com