Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Langgar Aturan Tata Ruang, Bangunan Milik Dua Perusahaan di Batola Dibongkar

- Apahabar.com Selasa, 1 Desember 2020 - 21:35 WIB

Langgar Aturan Tata Ruang, Bangunan Milik Dua Perusahaan di Batola Dibongkar

Perwakilan Dirjen Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR BPN mengawasi pembongkaran bangunan di PT Patria Maritime Industry. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Melanggar peraturan tentang tata ruang, sejumlah bangunan milik dua perusahaan perbaikan kapal di Barito Kuala mulai dibongkar.

Perusahaan terkait adalah PT Patria Maritime Industry di Desa Sungai Jingah Besar Kecamatan Tabunganen serta PT Alalak Indah Lestari di Desa Belandean Muara di Kecamatan Alalak.

Kedua perusahaan melanggar aturan tata ruang sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 dan Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Batola Tahun 2012–2031, karena melakukan kegiatan industri di sempadan sungai.

Akibatnya mereka dikenakan sanksi administratif oleh satuan kerja terkait di Batola berupa pembongkaran bangunan yang melanggar Perda RTRW, terhitung sejak 10 November 2020.

Bangunan yang dibongkar dalam lingkungan perusahaan-perusahaan perbaikan kapal itu antara lain mess pegawai, ruang istirahat dan tempat penyimpanan sementara.

Pembongkaran itu sendiri dilaksanakan secara bertahap, termasuk ketika Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menurunkan tim pemantau, Selasa (1/12).

“Pemantauan ini berkaitan dengan Program Penertiban Pemanfaatan Ruang Sistematis Lengkap (P3RSL) di seluruh Indonesia untuk mewujudkan tertib tata ruang,” papar Andi Renald, Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang Dirjen Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR BPN.

“Ke depan diperoleh kepastian hukum, mewujudkan ruang yang aman, nyaman dan berkelanjutan. Juga bertujuan menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif,” imbuhnya.

Penjatuhan sanksi administratif tersebut merupakan hasil audit di akhir 2019, dilanjutkan sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) sebanyak tiga kali.

Selanjutnya kedua perusahaan diberi peringatan, sampai akhirnya bersedia membongkar serta berkomitmen tak mendirikan bangunan baru yang berlokasi di bawah 100 meter dari sempadan sungai.

“Kami mengapresiasi kesadaran perusahaan, karena membongkar sendiri,” sahut Oloan Sitanggang, Kasubdit Penegakan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Dirjen Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR BPN.

“Bangunan yang sudah dibongkar itu tak mengantongi izin dan dibangun setelah Perda RTRW ditetapkan. Sementara bangunan tak berizin yang mendahului Perda, ditertibkan secara bertahap,” imbuhnya.

Ditargetkan dalam tiga bulan ke depan atau Maret 2021, semua bangunan bermasalah sudah dibongkar dan fungsi lahan langsung dipulihkan.

Untuk memastikan komitmen kedua perusahaan, Satpol PP Batola melakukan pemantauan yang dijadwalkan setiap bulan selama tiga bulan ke depan.

“Kami berterimakasih sudah diingatkan dan mendukung apapun kebijakan pemerintah,” sahut Cahyo Haryono, Manager PT Patria Maritime Industry.

“Untuk pembongkaran mess, dilakukan bertahap sembari menunggu penyelesaian bangunan mess baru yang disesuaikan dengan peraturan,” tandasnya.

Tata Ruang

Sisa bangunan milik PT Patria Maritime Industry yang sudah dibongkar oleh perusahaan terkait, karena melanggar Perda RTRW Batola. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Update Covid-19 di Batola, Hasil Tracking di Perkebunan Temukan 5 Pasien Baru
Menpora

Batola

Menpora Apresiasi Progres Pembangunan GOR di Barito Kuala

Batola

Sambut Hari Santri, Ponpes At Thohiriyah Mekarsari Batola Dapat Hadiah Spesial
Sekolah

Batola

Belajar Tatap Muka Mulai 4 Januari, Berikut Prokes Sekolah di Batola
apahabar.com

Batola

Belum Tentu Ramai, PKL Relokasi Handil Bakti Minta Keringanan Retribusi
Kubah Datuk Abdusshamad

Batola

Pertimbangkan Protokol Kesehatan, Kubah Datuk Abdusshamad Marabahan Ditutup Lagi
Batola

Batola

Imbangi Kenaikan Harga Kedelai, Produsen Tempe di Batola Kurangi Bobot
apahabar.com

Batola

Bersih-bersih Ala Satresnarkoba Batola, Tangkap Dua Pengedar Sabu di Anjir Pasar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com